KUTAI BARAT — IndonesiaPos
Kedatangan Rombongan Dewan Pimpinan Nasional (DPN) Gerakan Bela Negara Membangun Indonesia yang dipimpin langsung Ketua Umumnya Laksmana (Purn)TNI M.Faizal, disambut langsung Pengurus Dewan Pimpinan Bela Negara (DPBN) Kabupaten Kutai Barat yang diKetuai Rusmandiansyah dengan upacara adat dayak
Rombongan yang terdiri dari Ketua Dewan Pembina,Dewan Penasehat, Ketua Umum, Wakil Bendahara, Ka.Subid Kaderisasi, Diklat DPN MI, dan Kabid Lingmas Kemenhan
Kedatangannya lansung ke Sekretariat DPK Gerakan Bela Negara Membangun Indonesia (GBN-MI) Kutai Barat di Jalan Gajahmada Barong Tongkok, Kamis (1/10/2026).
Suasana meriah penyambutan kedatangan rombongan Pusat ditandai dengan Alunan musik khas dan hentakan tarian adat Dayak dan acara Tepung tawar yang dipimpin oleh Bapak Helarion menyambut hangatnya kedatangan rombongan Dewan Pimpinan Nasional (DPN) dan Dewan Pimpinan Provinsi (DPP) GBN-MI jelang momentum krusial pelantikan pengurus kabupaten yang direncanakan besok tanggal 2 Oktober 2026 bertempat di Gedung ATJ.Pemkab Kutai Barat.
“Selamat datang Rombongan Pimpinan Gerakan Bela Negara Pusat, Rombongan Gerakan Bela Negara Propinsi Kalimantan Timur diBumi Etam Kutai Barat,Semoga tetap sehat selalu dan inilah keadaan kami Kutai Barat,”ujar Ketua Gerakan Bela Negara Kubar Rusmandiansyah dalam sambutannya.
Sementara itu Ketua Dewan Bela Negara Propinsi Kalimanran Timur H. Rustam menyampaikan terima kasih atas perjuangan Dewan Pimpinan Gerakan Bela Negara Kabupaten Kutai Barat yang luar biasa atas Penyambutannya secara adat.
“Terselenggaranya acara hari ini dengan sukses untuk Persiapan Pengukuhan Pengurus Dewan Pimpinan Gerakan Bela Negara (GBN-MI) Kabupaten Kutai Barat pada Hari esok,”ungkapnya
Ketua Umum Dewan Pimpinan Nasional Laksmana (Purn) TNI Muhamad Faizal menyampaikan, sedikit Penjelasan mengenai Bela Negara. Karena ia merasa sangat terkesan atas sambutan pada sore ini dengan upacara adat.
“Saya merasa adat yang dilakukan bukan semata mata adat tradisi tapi mempunyai makna yang sangat mendalam, Saya juga dari daerah,adat istiadat, alunan musik dan tari tarian mirip didaerah saya Palembang artinya dimana mana Nusantara ini ada kemiripan adat istiadatnya tapi tidak sama dalam penyambutan Para tamu kehormatan atau tamu Penting dengan begitu kita sudah dianggap saudara,”ucapnya
Selain itu ia juga menjelaskan bahwa Organisasi Bela Negara di Indonesia ada terdaftar 1600 organisasi tapi yang direcomensikan oleh Kementrian Pertahanan hanya 12 organisasi salasatunya Gerakan Bela Negara Membangun Indonesia (GBN-MI) yaitu Organisasi dibawa Kementrian Pertahanan Indonesia.
Ditambahkan membela negara itu bukan pakai pedang, senjata dan sebagainya itu dulu. “Kalau sekarang membela negara bagaimna mempertahankan kelangsungan hidup Bangsa dan Negara kita sudah Merdeka saat ini,”kata M.Faizal
“Nilai nilai Bela Negara yang harus diamalkan yaitu,1.CInta Tanah Air 2. Kesadaran Berbangsa dan Bernegara 3.Yakin Pancasila sebagai Idiologi Negara 4.Pantang menyerah,”tambahnya. (daniel)
Organisasi Petani di Bawah Naungan Presiden Prabowo Segera Hadir di Kubar


