PAMEKASAN — IndonesiaPos
Puluhan tahun membangunkan rumah untuk orang lain, Dahlawi kini akhirnya berkesempatan memiliki rumah layak huni untuk keluarganya sendiri. Warga Dusun Kotalon, Desa Jarin, Kecamatan Pademawu, Kabupaten Pamekasan, itu menjadi salah satu penerima manfaat program Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) dalam TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-130 di Pamekasan, Sabtu (17/10/2026).
Dahlawi, 41 tahun, sehari-hari bekerja sebagai kuli bangunan. Dari pekerjaan itu ia menghidupi istri dan dua anak laki-lakinya. Namun penghasilan sebagai buruh harian lepas belum cukup untuk memperbaiki rumahnya sendiri yang hingga kini masih jauh dari kategori layak huni.
Ironis, tangannya yang terbiasa mendirikan bangunan kokoh milik orang lain, sementara tempat tinggal keluarganya sendiri masih harus diperjuangkan.
“Kehidupan saya selama ini memang untuk membangun rumah orang. Untuk rumah sendiri belum bisa,” kata Dahlawi.
Keadaan itu berubah setelah Desa Jarin menjadi sasaran TMMD ke-130. Rumah Dahlawi menjadi salah satu sasaran fisik program RTLH yang dikerjakan personel Satgas TMMD bersama warga setempat.
Kepala Desa Jarin H. Moh. Zuhri mengaku bersyukur warganya mendapat bantuan tersebut. Menurutnya, program RTLH tidak hanya membangun fisik rumah, tetapi juga mengangkat derajat kesejahteraan keluarga penerima manfaat.
“Program RTLH menjadi bagian dari upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat, terutama keluarga yang membutuhkan bantuan,” ujar Zuhri.
Kehadiran TMMD ke-130 di Desa Jarin diharapkan membawa perubahan nyata melalui pembangunan infrastruktur dan fasilitas dasar, termasuk perbaikan rumah tidak layak huni bagi warga kurang mampu.
Bagi Dahlawi, bantuan itu menjadi momen yang tidak pernah ia duga sebelumnya. Ia mengaku telah menanti bantuan serupa selama dua periode kepala desa, namun baru kali ini terealisasi.
“Saya bahagia bercampur terharu Pak, sudah dua kades belum ada bantuan seperti ini, alhamdulillah ada bantuan dari TNI dan Pak Kades. Sekali lagi terima kasih Pak,” ucap Dahlawi.
Bagi Dahlawi, rumah bukan sekadar dinding dan atap. Di sanalah dua anaknya akan berteduh, tumbuh, dan merajut harapan tentang masa depan yang lebih baik. (Din/Roy)
TMMD ke-130 Pamekasan Rawat Kedekatan dengan Warga Jarin Berbagi Segelas Es The Usai dari Masjid