KOTA BEKASI — IndonesiaPos
Belasan rumah tinggal dan kios yang berada di dekat lokasi turut terbakar akibat kobaran api.
Kebakaran yang melanda Stasiun Pengisian Bluk Elpiji (SPBE) di Cimuning, Kota Bekasi, menyebabkan belasan rumah masyarakat terdampak.
Berdasarkan data Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelematan (Disdamkarmat) Kota Bekasi rumah tinggal yang terbakar sebanyak 19 buah. Sedangkan kios sebanyak 2 buah.
Selain rumah, sejumlah kendaraan juga ikut terbakar. Rinciannya kendaraan roda dua sebanyak 7 unit dan truck SPBE 6 unit.
Wakil Wali Kota Bekasi, Abdul Harris Bobihoe menegaskan, dampak kebakaran cukup luas, bukan saja bangun namun juga jiwa.
“Dampak yang ada di sekitar sini tentunya rumah warga beberapa yang terdampak dan korban kurang lebih hampir 14 orang,” ujarnya Wakil Wali Kota Bekasi saat meninjau lokasi kejadian, Kamis, (2/4/2026).
Sementara itu, Plt Kepala Disdamkarmat Kota Bekasi, Heryanto, menyatakan sebanyak 12 unit mobil pemadam diterjunkan guna mengendalikan kobaran api. Prosesnya dilakukan dari Rabu, 1 April 2026 malam, hingga Kamis pagi
Berdasarkan hasil investigasi sementara, kebakaran dipicu oleh kebocoran gas saat proses pengisian ke tabung utama.
Kobaran api dengan cepat merambat dan menghaluskan area tersebut.
“Prosesnya memakan waktu lama. Karena ini termasuk kebakaran dengan risiko tinggi,” katanya.
Korban Kebakaran Depo Plumpang Jadi 17 Orang, Pertamina Cabut Status Darurat