BANYUWANGI, IndonesiaPos.co.id
Banyuwangi expo career 2019 telah digelar sejak tanggal 5 September kemarin hingga 7 september 2019 di Gedung Gelanggang Olah Raga (Gor) Tawang Alun, Banyuwangi, dihadiri wakil bupati Banyuwangi, Yusuf Widyatmoko, bersama Kapolres AKBP Taufiq HZ.
Sejumlah perusahaan yang berpartisipasi pada careel expo 2019, diantaranya, berasal dari Bali, jember, Surabaya dan Bondowoso. ada juga dari luar negeri yakni Malaysia.
Baca juga : presiden-jokowi-resmikan-pabrik-mobil-esemka-di-boyolali
Sementara perusahaan asing yang berasal dari Malaysia, siap menerima calon pekerja di indonesia di bidang elektronik. Acara Career Expo tahun ini, sejumlah perusahaan telah menyiapkan lebih dari 5000 lowongan pekerjaan, Namun, yang diterima oleh peserta expo hingga saat ini hanya bisa menyerap minimal 500 tenaga kerja dari Sumber daya manusia (SDM) Banyuwangi.
Kepala dinas Transmigrasi dan Tenaga Kerja kabupaten Banyuangi, Saiful Alam Sudrajat, mengupayakan untuk bisa mengurangi nilai pengangguran di wilayah Banyuwangi. Di acara tersebut pihaknya telah menyiapkan Balai Latihan Kerja (BLK) milik pemeritah Banyuwangi lokasi di kecamatan Muncar, Bandung dan lembaga perekrutan kerja swasta (LPKS).
Baca juga : menlu-retno-marsudi-pimpin-sidang-komisi-bersama-indonesia-kuwait
“Bagi yang menghadiri acara expo bisa memilih pekerjaan sesuai keinginan dan bidangnya,”katanya
Sementara peserta didik dari BLK bisa untuk menciptakan lapangan kerja sendiri, karena peserta akan dilatih selama 6 bulan hingga 1 tahun. Sedangkan bidang yang di ajarkan sesuai apa yang diingin peserta didik, seperti menjahit, otomotif dan lain-lain.
Baca juga : pemprov-dan-dprd-jatim-sahkan-p-apbd-2019-naik-rp-44-triliun
“Peserta didik BLK akan dibekali keahlian SDM yang professional dan unggul, dan career expo 2019 ini, di tujukan bagi lulusan SMA/SMK hingga sarjana, ” tutur pejabat yang akrab disapa Alam ini.
Terpisah, Bupati Banyuwangi, Abdullah Azwar Anas mengatakan, even ini sudah di laksanakan 2013 lalu, dengan harapan tahun ini bisa menyerap lebih banyak tenaga kerja. Menurut Bupati, even ini pun sebagai jebatai antara pencari kerja dan perusahaan yang membutuhkan karyawan.
“Saya pun menyadari, lowongan pekerjaan di perusahaan jumlahnya sangat minim, maka pemerintah Banyuwangi menggelar acara carreer expo setiap tahun,”ujar Bupati Anas.
Pantauan IP dilapangan, para peserta yang menawarkan lowongan pekerjaan yang paling banyak adalah dunia wisata seperti hotel Aston, dan Santika. Dari perbankan ada Adira. Sedangkan dari BUMN ada PT Kereta Api Indonesia, dan perusahaan lainnya, sehingga memudahkan pencari kerja dan bisa memilih sesuai keahlian dan minat masing-masing.
Selain itu, ada acara booth career corner, sebagai wadah bagi pencari kerja guna untuk konsultasi tentang minat dan keahlian yang dimiliki, dan ada juga booth career motivation dan training information center. (ari bp)