KEDIRI — IndonesiaPos
Pemerintah Kota Kediri melalui Dinas Perhubungan kembali memanjakan warganya dengan menghadirkan program Balik Gratis 2026.
Program ini bertujuan untuk meringankan beban ekonomi masyarakat sekaligus menekan angka kecelakaan di jalan raya selama masa arus balik Lebaran.
Tahun ini, layanan Balik Gratis tertuju pada dua kota besar yang menjadi destinasi utama para pekerja dan mahasiswa asal Kediri:
Kediri-Jakarta: Tersedia alokasi 150 kursi. dan Kediri-Surabaya: Tersedia alokasi 50 kursi.
Pendaftaran resmi dibuka mulai tanggal 4 Maret 2026. Mengingat kuota yang sangat terbatas, masyarakat diimbau untuk segera melakukan registrasi sebelum ditutup sewaktu-waktu jika kapasitas telah terpenuhi.
Selin itu, terdapat dua cara praktis untuk mendaftar: Online: Melalui tautan resmi https//dishub.kedirikota.go.id/balik-gratis Offline Datang langsung ke Kantor Dinas Perhubungan Kota Kediri, Jl. Semeru No. 55, pada jam kerja (08.00–14.00 WIB).
Demi ketertiban administrasi, pihak Dishub Kota Kediri menetapkan beberapa persyaratan yang wajib dipenuhi calon penumpang:
Kapasitas Anak: Anak berusia 4 tahun ke atas wajib memiliki kursi sendiri dan terdaftar dalam kuota. identitas: Untuk rute Surabaya, pendaftar wajib memiliki KTP Kota Kediri.Domisili Jakarta: Bagi pemegang KTP luar Kota Kediri yang memilih rute Jakarta, wajib melampirkan surat keterangan domisili/tinggal sementara dari RT/RW setempat di Kota Kediri Pendaftaran bersifat perorangan.
Untuk diketahui bagi warga yang membutuhkan informasi lebih lanjut atau mengalami kendala saat pendaftaran, silakan menghubungi Admin Balik Gratis melalui WhatsApp di nomor 08133719243
Kepala Dinas Perhubungan Kota Kediri, Arief Cholisudin Y., S.STP, MM, menyatakan bahwa tahun ini pihaknya telah menyiapkan skema transportasi yang lebih nyaman bagi para pemudik yang hendak kembali ke perantauan.
”Kami ingin memastikan warga Kota Kediri bisa kembali ke kota tujuan dengan aman dan tanpa kendala biaya. Untuk itu,Pemkot Kediri menyiapkan armada bus terbaik dengan total kuota 200 kursi untuk keberangkatan pada 24 Maret 2026,”ujar Arief Cholisudin saat memberikan keterangan pers.
Arief menambahkan bahwa pembagian kuota ini telah disesuaikan dengan tren minat masyarakat pada tahun-tahun sebelumnya, di mana rute Jakarta selalu mendominasi permintaan.
Arief Cholisudin berharap fasilitas ini benar-benar dimanfaatkan oleh masyarakat untuk mendapatkan perjalanan yang terorganisir.
“Harapan kami, masyarakat tidak perlu berebut transportasi umum atau memaksakan diri menggunakan kendaraan roda dua untuk perjalanan jauh. Kami siapkan bus yang layak jalan dan sopir yang berpengalaman demi keselamatan bersama,”tutupnya. ( yudi ).