LUMAJANG – IndonesiaPos
Perubahan cuaca yang tidak menentu atau cuaca pancaroba di wilayah Kabupaten Lumajang menjadi perhatian serius Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten setempat.
Kondisi panas yang menyengat diikuti hujan tiba-tiba dinilai berisiko tinggi dan mengganggu imunitas ternak, khususnya jenis unggas.
Kepala Bidang Peternakan DKPP Kabupaten Lumajang, drh. Endra Novianto, mengimbau seluruh peternak di Lumajang untuk meningkatkan kewaspadaan guna mengantisipasi serangan penyakit yang kerap muncul di kondisi cuaca seperti saat ini.
menurutnya, pencegahan melalui Vitamin dan Vaksinasi sebagai kunci utama menghadapi cuaca ekstrem adalah pada kekuatan imun ternak dan kebersihan lingkungan.
“Kami mengimbau masyarakat peternak agar waspada dengan cuaca yang tidak menentu. Tingkatkan kewaspadaan, terutama pakan harus diberikan tambahan vitamin atau dilakukan vaksinasi sebagai langkah pencegahan dini,” kata Endra. Rabu (14/1/2026),
Ia menambahkan bahwa kebersihan kandang atau sterilisasi lingkungan merupakan hal wajib agar bakteri maupun virus tidak mudah berkembang biak di area peternakan. Sebab, hal itu prosedur Karantina bagi Ternak Baru
Selain faktor internal kandang, yang berisiko penularan dari luar. Sehingga, ia meminta peternak tidak langsung mencampur ternak unggas yang baru dibeli ke dalam kandang utama.
“Bukan itu saja, hewan ternak sejenis unggas yang baru, sebelum dimasukkan ke kandang yang sudah steril, terlebih dahulu harus dikarantina. Ini penting untuk menghindari risiko penularan penyakit dari luar ke ternak yang sudah ada,” tegasnya.
Endra juga memberi beberapa tips untuk menjaga kesehatan unggas di musim pancaroba, diantaranya;
- Sterilisasi Kandang: Lakukan penyemprotan disinfektan secara rutin.
- Suplemen meliputi dari memberikan vitamin tambahan pada air minum atau campuran pakan.
- Vaksinasi, Pastikan jadwal vaksinasi unggas terpenuhi sesuai usia.
- Karantina, Pisahkan ternak baru minimal selama 14 hari sebelum digabungkan.
- Sirkulasi Udara: Atur ventilasi kandang agar tetap kering dan tidak lembap.
Pemerintah Kabupaten Lumajang akan terus memantau perkembangan kesehatan ternak di lapangan guna memastikan stabilitas produksi unggas di wilayah Lumajang tetap terjaga di tengah cuaca yang tidak menentu ini. (HR)