BONDOWOSO – IndonesiaPos
Prestasi membanggakan kembali diraih siswa-siswi SMAN 1 Tenggarang. Kali ini dua siswa adalah atlet karate sekolah yang sukses menorehkan hasil gemilang pada ajang POLIJE Open Karate Championship IV Piala Direktur Politeknik Negeri Jember 2025, yang digelar di GOR Juang 45 mulai 20 November 2025.
Event ini dikenal kompetitif karena diikuti ratusan peserta dari berbagai sekolah dan perguruan tinggi. Nama pertama yang mencuri perhatian adalah Agustin Angelina (XI.D).
Ia tampil kuat sejak babak awal dan akhirnya berhasil membawa pulang Juara 1 Kata Beregu Junior Putri. Gerakannya stabil, kompak, dan penuh tenaga.
Pencapaian ini semakin menegaskan bahwa posisi Angel sebagai salah satu atlet karate muda yang patut diperhitungkan.
Prestasi berikutnya datang dari Gyofarrel Ardika Agra Pratama (10.H), siswa yang turun di kelas Kumite -68 kg SMA Putra.
Gyofarrel berhasil meraih Juara 2, setelah melewati beberapa pertandingan ketat. Ketangguhannya terlihat dari cara ia menjaga jarak, membaca serangan lawan, dan melakukan counter yang efektif. Meski menghadapi lawan dari dojo besar, ia tetap mampu tampil menonjol.
Kedua prestasi tersebut disambut bangga oleh keluarga besar SMAN 1 Tenggarang. Sebab, olahraga karate memang menjadi salah satu ekstrakurikuler yang aktif dan produktif di sekolah ini. Sehingga banyak siswa bergabung untuk mengasah fisik, mental, dan kedisiplinan melalui latihan rutin.
Sementara itu, Pembina ekstrakurikuler bela diri SMAN 1 Tenggarang, Fahmi As Shidiqi, S.Pd., memberikan apresiasi khusus terhadap capaian dua siswanya.
“Angel dan Gyofarrel menunjukkan perkembangan luar biasa. Mereka disiplin dan bekerja keras. Prestasi ini adalah hasil dedikasi mereka selama latihan,” ujarnya.
Fahmi juga menekankan bahwa karate bukan hanya soal teknik. “Karate itu membangun karakter. Anak-anak belajar fokus, sabar, dan konsisten. Nilai-nilai itu yang paling penting. Hasil juara hanyalah bonus,” tambahnya.
Ia berharap prestasi ini bisa memotivasi siswa lain untuk mengikuti jejak mereka. Karena, di lingkungan sekolah, karate dikenal sebagai salah satu kegiatan yang mampu membentuk kepercayaan diri siswa.
“Latihan yang rutin mengajarkan anak untuk berani menghadapi tantangan dan mengelola tekanan. Tak heran, banyak atlet karate SMAN 1 Tenggarang yang akhirnya berprestasi di ajang luar sekolah,”ungkapnya.
Menurutnya, POLIJE Open Karate Championship sendiri merupakan salah satu turnamen karate terbesar di wilayah Jember.
“Keberhasilan dua atlet SMAN 1 Tenggarang memperkuat reputasi sekolah sebagai salah satu pusat pembinaan atlet karate tingkat SMA yang produktif,”tegasnya.
Pihak sekolah juga memberikan ucapan selamat dan apresiasi atas pencapaian ini. Prestasi di bidang olahraga menjadi bukti bahwa siswa SMAN 1 Tenggarang mampu bersinar tidak hanya di bidang akademik, tetapi juga dalam kegiatan pengembangan diri.
“Sekolah berkomitmen mendukung penuh ekstrakurikuler karate untuk terus berkembang,”ujarnya.
Kesuksesan Agustin Angelina dan Gyofarrel Ardika Agra Pratama menjadi inspirasi bagi seluruh siswa. Mereka membuktikan bahwa kerja keras tidak pernah mengkhianati hasil. (jai/abd)
Siswa SMPN 9 Depok Juara dan Kiper Terbaik Piala Kemerdekaan Malaysia

