BANYUWANGI, IndonesiaPos
Upaya Pemerintahan Desa (Pemdes) desa Grogol Kecamatan Giri dalam Kabupaten Banyuwangi mengentaskan kemiskinan terus tingkatkan.
Kepala Desa Grogol, Samsul Arifin mengaku tidak tahu, terkait pemberitaan seorang kakek miskinAli (85) yang terancam kehilanganrumahnya, lantaran dari faktor perekonomiannya sangat memperhatikan.
“Belum tau (red. Belum mengetahui), selama ini sih berjalan baik-baik saja”jelas kades Grogol, yang sering di sapa Pupung. kepada sejumlah wartawa, selasa (8/06/2020) kemarin.
Popong membenarkan, jika kondisi perekonomian kakek Ali sangat memperhatinkan. “Memang benar mas dia (red.Ali) orang miskin,”tambah Kades.
Menurutnya, Pemdes Grogol akan mengupayakan fasilitas hunian yang tak jauh dari rumah Ali saat ini, rencana yang akan di gunakan tersebut di lahan milik pengairan yang belum ada bangunan yang bersifat semi permanen. “Ini akan di lakukan swadaya masyarakat untuk gotong royong,”ucap
BACA JUGA : Seorang Kakek Warga Grogol Kehilangan Tempat Tinggal Minta Perhatian Bupati Banyuwangi
Diberitakan sebelumnya, rumah yang ditempat Ali saat ini tersebut bukan miliknya. Melainkan milik warga setempat. Karen Ali tidak memiliki tempat tinggal, sementara pemilik rumah yang di tempati Ali berencana akan dijual seharga 12 juta. Namun calon pembeli diberi tengat waktu selama 3 tahun harus terbayar lunas.
Anehnya, menurut Ali, sebelum 3 tahun rumah tersebut sudah di laku dengan harga sekira 13 juta kepada warga yang tak jauh dari rumah Ali. Sehingga Ali was-was untuk bertempat tinggal.
Meski demikian, Ali enggan merepotkan cucunya. Pasalnya Ali juga merasa kasihan dan cucunya itu sudah banyak sekali peduli dengan dirinya.
“Kulo sungkan mas, wedi putu kulo kepikiran abot ning kulo mas,kulo cumo nedi bantuan neng kades nopo neng Bupati kersane kulo niki wonten panggenan, (dialig Jawa), (Saya enggan mas, takut cucu saya kepikiran berat kepada saya mas, saya hanya minta bantuan ke kades atauvdi Bupati agar saya ini ada tempat tinggal),”pinta Ali (Ari bp)