PAMEKASAN – IndonesiaPos
Kepala Lembaga pemasyarakatan (Kalapas) Narkotika Kelas IIA Pamekasan Kanwil Dirjenpas Jawa Timur melakukan inspeksi mendadak (sidak) handphone terhadap pegawai. Selasa 13/01/2026
Hal itu dilakukan dalam rangka memastikan tidak ada keterlibatan dengan praktik judi online bagi seluruh pegawai serta peserta magang. Satu per satu handphone pegawai diperiksa, mulai dari riwayat penggunaan browser, history pencarian, hingga berbagai aplikasi yang terpasang.
Dari hasil pemeriksaan, tidak ditemukan adanya pegawai maupun peserta magang yang terlibat dalam aktivitas judi online. Seluruh perangkat dinyatakan bersih dan tidak menunjukkan indikasi keterlibatan dalam praktik yang melanggar hukum tersebut.
Kalapas Kusnan memberikan pengarahan terhadap seluruh pegawai terkait bahaya nya judi online, baik dari sisi hukum maupun dampak moral dan sosial yang ditimbulkan.
“Judi online bukan hanya merugikan diri sendiri, tetapi juga merusak integritas, merusak keluarga, dan menciderai kepercayaan institusi. Kita sebagai petugas pemasyarakatan harus menjadi teladan, menjaga nama baik serta menunjukkan komitmen terhadap integritas dan disiplin,” tegasnya.
Kusnan juga menyampaikan apresiasi dan rasa bangga kepada seluruh pegawai yang telah menjaga komitmen bebas dari jeratan judi online.
“Saya sangat mengapresiasi seluruh pegawai Lapas Narkotika Pamekasan yang terbukti bersih dan tidak terlibat dalam lingkaran judi online. Ini menunjukkan bahwa kita memiliki integritas yang kuat dan rasa tanggung jawab terhadap tugas dan profesi,” ujarnya.
Kalapas menegaskan komitmennya untuk terus menjaga kedisiplinan, profesionalitas, serta memastikan lingkungan kerja yang bersih dari segala bentuk pelanggaran hukum, khususnya praktik judi online yang saat ini marak terjadi di masyarakat. (Rofex)