<

Kejagung Janji Segera Tindaklanjuti Laporan Terkait Oknum Staf Ahli Kemenkeu

JAKARTA – IndonesiaPos

Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejaksaan Agung (Kejagung) Anang Supriatna menegaskan, pihaknya akan menindaklanjuti laporan masyarakat terkait dugaan penguasaan mobil mewah dan gratifikasi oleh oknum staf ahli di Kementerian Keuangan (Kemenkeu).

Anang juga mengaku akan memeriksa mantan staf ahli di Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM). Kasus tersebut sebelumnya telah dilaporkan ke Kejagung.

“Kalau sudah ada laporan, nanti akan kita kaji (cek laporan tersebut) dan kita ditindaklanjuti. Kita akan analisa bukti laporanya, apakah masuk ke ranah kita atau bukan,” kata Anang, di Jakarta, Senin.

Anang juga memastikan bahwa masyarakat berhak untuk melakukan demonstrasi, sebagai bentuk penyampaian aspirasi yang harus dihormati. Termasuk, para pengunjuk rasa yang meminta agar laporan soal perilaku oknum staf ahli di Kemenkeu ditindaklanjuti oleh Kejaksaan.

“Sekali lagi, intinya kita akan menindaklanjuti setiap aduan dan laporan masyarakat ke Kejagung,” ucap Anang.

Sebelumnya, Himpunan Aktivis Milineal Indonesia (HAMI) menggelar aksi demonstrasi di depan Gedung Kejaksaan Agung.

Aksi tersebut muncul setelah adanya dorongan unjuk rasa beberapa hari lalu, yang bertujuan untuk menyampaikan aspirasi masyarakat terkait dugaan kasus gratifikasi dan penguasaan kendaraan yang diduga berasal dari pihak swasta.

Dalam aksi tersebut, mereka meminta Kejagung untuk turun tangan menyelidiki dugaan gratifikasi yang dilakukan oleh oknum staf ahli di Kementerian Keuangan.

Menurut mereka, pemangilan dan pemeriksaan perlu dilakukan karena oknum tersebut terindikasi melakukan tindak pidana korupsi sebagai tindaklanjut dari aduan masyarakat.

Penanganan laporan yang dilakukan secara profesional dan transparan, akan memperkuat kepercayaan publik terhadap penegakan hukum.

HAM-I juga menekankan pentingnya prinsip keadilan agar tidak muncul persepsi adanya perlakuan yang tidak setara dalam penanganan perkara.

Apalagi oknum itu pernah menjabat di posisi strategis Kepabeanan Internasional Bea Cukai, di mana berkaitan erat dengan aktivitas perusahaan swasta tersebut.

 

Direktur Keuangan Pertamina Patra Niaga Diperiksa Oleh Penyidik Kejagung

 

BERITA TERKINI

IndonesiaPos