BONDOWOSO — IndonesiaPos
Palang Merah Remaja (PMR) Wira SMA Negeri 1 Tenggarang menggelar kegiatan Serah Terima Jabatan (Sertijab) pengurus pada Sabtu, 17 Januari 2026, bertempat di Aula SMA Negeri 1 Tenggarang.
Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam proses regenerasi kepemimpinan organisasi sekaligus penguatan karakter dan jiwa kemanusiaan peserta didik.
Dalam kegiatan tersebut, jabatan Ketua Umum PMR Wira secara resmi diserahterimakan dari Jesycca Aura Shava Hafidzah selaku Ketua Umum lama kepada Aisyah Mukminah Muthia sebagai Ketua Umum baru periode selanjutnya.
Prosesi sertijab berlangsung khidmat dan disaksikan oleh pembina PMR, pengurus lama dan baru, serta anggota PMR Wira SMA Negeri 1 Tenggarang.
Pembina PMR SMA Negeri 1 Tenggarang, Rina Fitriani, S.Pd., dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas dedikasi pengurus lama serta harapan besar kepada pengurus baru agar mampu melanjutkan dan meningkatkan program kerja PMR di sekolah.
“Saya mengucapkan terima kasih kepada pengurus lama atas kerja keras dan pengabdiannya. Kepada pengurus baru, jadikan PMR sebagai wadah belajar kepemimpinan, tanggung jawab, dan kepedulian sosial. Nilai-nilai kemanusiaan yang kalian pelajari di PMR diharapkan dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari dan mendukung prestasi akademik kalian,” ujar Rina Fitriani, S.Pd.
Sementara itu, Ketua Umum PMR Wira yang baru, Aisyah Mukminah Muthia, menyatakan komitmennya untuk melanjutkan program-program positif PMR serta mengajak seluruh anggota untuk aktif berpartisipasi dan menjaga kekompakan organisasi.
Kegiatan sertijab ini tidak hanya menjadi agenda organisasi, tetapi juga sarana pendidikan karakter bagi siswa. Melalui PMR, siswa dilatih untuk memiliki jiwa kepemimpinan, disiplin, empati, serta semangat belajar yang seimbang antara akademik dan nonakademik.
Dengan terselenggaranya kegiatan ini, diharapkan “Blue Force” PMR Wira SMA Negeri 1 Tenggarang semakin berkembang dan mampu menjadi organisasi yang berperan aktif dalam membentuk generasi muda yang berprestasi, berkarakter, dan peduli terhadap sesama. (elf)
Pengalihan Dana BOS Untuk Makan Siang Memperlebar Kesenjangan Pendidikan



