PAMEKASAN — IndonesiaPos
Tak ada sekat antara seragam loreng dan pakaian warga. Di Dusun Kotalon, Desa Jarin, Kecamatan Pademawu, Kabupaten Pamekasan, prajurit TNI dan masyarakat membaur dalam kerja gotong royong membangun saluran drainase.
Pembangunan drainase dengan panjang 110 meter, lebar 30 sentimeter, dan tinggi 60 sentimeter tersebut menjadi salah satu sasaran fisik program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-130 Kodim 0826/Pamekasan.
Di lokasi, keakraban prajurit dan warga terlihat begitu alami. Mereka bekerja berdampingan, saling membantu mengaduk semen, mengangkat batu, hingga merapikan saluran. Sesekali canda tawa terdengar, tanpa ada jarak antara tentara dan rakyat. Yang terlihat hanya semangat bersama menyelesaikan pekerjaan untuk kepentingan desa, Rabu (14/10/2026).
Tokoh masyarakat Dusun Kotalon, Samsul Ma’arif, mengaku bangga dan berterima kasih atas kehadiran prajurit TNI di desanya.
“Saya selaku tokoh masyarakat sangat berterima kasih banyak kepada Bapak TNI yang datang ke Desa Jarin untuk membangun desa kami,” kata Samsul.
Kehadiran prajurit TNI di tengah masyarakat membuktikan bahwa pembangunan desa bukan hanya soal infrastruktur, melainkan juga ruang untuk mempererat hubungan sosial dan kemanunggalan TNI dengan rakyat.
Drainase yang dibangun diharapkan mampu memperlancar aliran air dan mengurangi potensi genangan serta banjir, terutama saat musim hujan tiba.
Namun di balik susunan material dan pekerjaan konstruksi itu, tersimpan cerita lain tentang kebersamaan yang tumbuh melalui kerja nyata.
Program TMMD ke-130 di Desa Jarin bukan hanya menghadirkan pembangunan fisik, tetapi juga menghidupkan kembali semangat gotong royong yang menjadi jati diri kehidupan masyarakat pedesaan. (Din)
Sinergi Kodim 0826 Dengan Pemkab Pamekasan Gelar TMMD 112 Sejahterakan Warga