<

Wabup Irwan Terima Aspirasi Puluhan Perwakilan Guru Honorer K2 di Wiswa

BONDOWOSO, IndonesiaPos.co.id

Puluhan perwakilan tenaga guru K2 mendatangi wisma Wakil Bupati (Wabup) Bondowoso. mereka mereka menemui Wabup hanya ingin menyampaikan terima kasih, karena guru K2 benar-benar telah dibantu dan perjuangkan oleh Wabub, sehingga mereka dapat pengahasilan tambahan yang layak.

Seperti diungkapkan salah satu guru honorer K2, Abu Yamin. Ia mengaku senang dan berterimakasih kepada Wabup yang telah berhasil memperjuangkan K2 menjadi lebih baik.

“Terkait dengan insentif K2 yang awalnya 400 ribu, kini sudah ada kejelasan di tahun 2020 akan direalisasikan, sebesar 1 juta. Namun pencairannya masih sesuai dengan aturan. Mungkin antara bulan ke dua atau ke tiga,”katanya. Senin, (2/12/2019).

Selain itu, ia juga menyampaikan terimakasih kepada teman-teman K2I yang sudah menaungi teman-teman honorer K2 di Bondowoso. sehingga K2 Bondowoso patut bersyukur dan berterimakasih kepada eksekutif dan legislatif yang betul-betul memperjuangkan K2 tenaga pendidik.

“Walaupun honor K2 belum terealisasi, tapi tahun 2020 khusus pendidik ada tambahan, Insya Allah nominalnya sekitar 1 juta,”ujarnya.

Sementara itu, Wabup Bondowoso, Irwan Bachtiar Rahmat mengaku senang ketika didatangi guru honorer K2, yang hanya ingin menyampaikan aspirasi terkait rekrutmen CPNS. Karena penerimaan CPNS formasi guru sangat sedikit.

“Tentu kita akan mendesak pemerintah pusat untuk segera merevisi UU ASN dipercepat. Karena kita ingin rekrutmen CPNS masalah batasan umur menjadi perhatian, kita akan terus memperjuangkan itu, ”kata Wabup Irwan kepada sejumlah wartawan.

Terkait penyampaian beberapa aspirasi berkaitan dengan revisi UU ASN, akan menjadi perhatian Pemerintah. Selain itu, Wabup minta kepada guru agar membantu pemerintah dan mendukung Bondowoso melesat, Dengan menjaga kedisipilinan, jangan bolos. Karena Pemkan punya misi bagaimana menaikkan angka rata-rata lama sekolah dari 5,5 tahun menjadi 6 tahun.

“Padahal dalam RPMD, target kita di tahun 2023 harus berada dikisaran 5,62 tahun, tapi sekarang sudah bisa di realisasikan, dari 5,5 tahun sekarang sudah bisa 5,62 tahun, dan ini akan kita lakukan satu revisi RPJMD, sehingga di tahun 2023 tembus sampai 6 tahun,”tegasnya.

Pemerintah juga punya agenda untuk melakukan pendistribusian dan pemerataan guru.  Bondowoso sangat kekurangan guru. Dengan begitu Wabup akan mendesak ke Pemerintah Pusat utamananya Kemenpan RB untuk menambah formasi guru yang ada di Bondowoso.

“Mudah-mudahan upaya kita ini berhasil. Insya Allah dalam waktu dekat ini kita akan menyampaikan aspirasi guru honorer kepada pemerintah pusat,”imbuhnya.

BERITA TERKINI