<
18/10/2021
Daerah & Peristiwa Beranda Pendidikan

54 Calon PPPK Guru Bondowoso Mundur dari Ujian SKD

BONDOWOSO,IndonesiaPos

Sebanyak 2.042 calon Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kontrak (PPPK) guru 2021 lingkup Pemkab Bondowoso yang lolos administrasi, ternyata tidak semuanya mengikuti ujian seleksi kompetensi dasar (SKD) tahap pertama yang digelar sejak 13 September dan berakhir Jumat hari ini (17/9/2021) Dari jumlah itu, hanya 1.978 calon PPPK guru mengikuti dan 64 tidak hadir dalam ujian SKD.

Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Bondowoso Asnawi Sabil mengatakan, sebanyak 64 calon PPPK guru 2021 tidak hadir mengikuti ujian SKD tersebut terdiri dari 54 orang mengundurkan diri dan 10 orang akan mengikuti ujian SKD tahap dua pada Oktober 2021.

”Jadi, total 2.042 calon PPPK guru 2021 yang lolos administrasi, ada 1.978 peserta mengikuti ujian SKD dan 54 peserta tidak ikut ujian SKD karena mengundurkan diri,” katanya Jumat (17/9/201)

Iklan-spot

Sabil, panggilan karib Asnawi Sabil- menjelaskan, waktu pelaksanaan ujian SKD tahap pertama berlangsung dua sesi setiap hari. Dengan durasi waktu 2 jam 40 menit setiap sesi. Lokasi meminjam empat ruang kelas SMKN 1, tiga ruang kelas SMKN 3, dan tiga ruang kelas SMAN 2 Bondowoso. Masing-masing ruang kelas berisi 25 peserta ujian SKD PPPK guru 2021.

”Sengaja digelar di tiga sekolah, karena pelaksanaan ujian SKD PPPK guru menerapkan prokes Covid-19. Yakni, menghindari kerumunan, memakai masker selama ujian, dan peserta harus menunjukan bukti sertifikat vaksin Covid-19. Selain itu, peserta wajib rapid swab antigen yang digratiskan Pemkab  Bondowoso dengan hasil negatif sebelum mengikuti ujian SKD,” jelasnya.

Bupati Bondowoso Salwa Arifin yang meninjau pelaksanaan ujian SKD PPPK guru 2021 di tiga lokasi memberikan semangat kepada peserta. Orang nomor satu pemkab Bondowoso ini mengatakan, keberhasilan peserta menjalani ujian SKD PPPK ditentukan dari persiapan matang peserta sendiri.

”Siapapun yang lolos PPPK guru harus melalui seleksi dan tidak ada intervensi dari siapa saja, karena nilai tes langsung keluar. Jadi, bapak dan ibu harus berusaha dengan ikhtiar dan berdoa,” katanya. (ido/IP)

Berita Terkait

Kolom Komentar

IndonesiaPos