<

DPR Minta Pangkalan Gas Melon 3kg, Diawasi Secara Ketat

JAKARTA —  IndonesiaPos

Menjelang puasa Ramadan dan Lebaran 2026, kebutuhan gas melon 3kg di masyarakat diyakini meningkat.

Salah satu Anggota Komisi XII DPR RI, Rocky Candra meminta, stakeholder terkait mengawasi pasokan dan distribusi gas melon subsidi 3kg.

Politikus Gerindra ini mengungkapkan, pengawasan gas melon 3kg harus diawasi terutama di pangkalan. Jika ada pangkalan gas melon 3kg yang nakal, harus diberi sanksi tegas.

“Terkait dengan harga elpiji 3kg harus di awasi, di mana pangkalan yang nakal harus diberikan sanksi. Kami tidak mau masyarakat dalam melakukan ibadah menjadi resah,” kata Rocky dalam keterangan persnya, di Jambi, Senin, (16/02/2026).

Ia mendorong, meminta pemerintah daerah dan aparat penegak hukum melaksanakan pengetatan pengawasan terhadap pangkalan gas melon 3kg.

“Mengingat, potensi penyelewengan sangat terbuka di tengah tingginya permintaan selama puasa dan menghadapi Lebaran,” ucap Rocky.

Kemudian, ia menekankan, Pertamina juga harus mampu memastikan ketersediaan pasokan dan jaminan kelancaran suplai minyak di setiap SPBU. Tujuannya, demi masyarakat merasa nyaman dalam melakukan perjalanan mudik Lebaran 2026.

“Sama-sama di ketahui bulan puasa ini, konsumsi masyarakat naik terutama menjelang Lebaran. Ini harus di perhatikan, terutama di wilayah Sumatra bagian selatan jangan sampai ada keluhan di masyarakat,” ujar Rocky.

Sebelumnya, PT Pertamina Patra Niaga menambah pasokan LPG 3kg sebanyak 7,8 juta tabung secara nasional.

Langkah ini dilakukan, guna mengantisipasi lonjakan konsumsi gas melon 3kg menjelang hari besar keagamaan.

“Jumlah penambahan fakultatif dalam momentum tersebut. Kurang lebih digelontorkan sebanyak 85 persen dari penyaluran normal harian secara nasional,” kata Roberth MV Dumatubun selaku Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga dalam keterangan persnya, di Jakarta, Sabtu.

Ia menegaskan, komitmen Pertamina dalam menyiapkan kebutuhan konsumsi rumah tangga masyarakat tetap terpenuhi. Yakni, dengan melakukan optimalisasi distribusi gas melon 3kg.

“Kami memastikan penambahan pasokan LPG 3kg guna melayani kebutuhan masyarakat. Khususnya, rumah tangga dan pelaku usaha mikro, agar tetap dapat menjalankan aktivitasnya dengan nyaman selama libur panjang,” ucap Roberth.

 

Gas LPG 3 kg di Bondowoso Repot, Pemerintah Diam Membisu

BERITA TERKINI

IndonesiaPos