<

Ketua Cabor Pelti Siap Turunkan Personelnya di Porprop 2026 Kabupaten Paser

Kutai Barat  — IndonesiaPos

Ketua Cabang Olahraga ( Cabor ) Persatuan Tenis Seluruh Indonesia Kutai Barat (PELTI) Kutai Barat Miranda mengatakan dalam rangka menghadapi Pekan Olahraga Propinsi yang akan diadakan di Kabupaten Paser tahun 2026.

“Saya selaku Ketua, Siap menurunkan semua Personel Atlit yang tergabung di Persatuan Tenis Kutai Barat terutama Atlit yang berusia muda yang sementara mengikuti Pelatihan saat ini,”kata Miranda. saat Latihan Atlit bertempat di Pelatnas Kubar Barong Tongkok Kutai Barat,Sabtu (30/5/2026)

Menurutnya kepercayaan ini muncul setelah seluruh sektor yang diikuti berhasil lolos pada Babak Kualifikasi (BK) Porprov.

Miranda, mengatakan pihaknya akan mengirim delapan atlet terbaik yang terdiri dari empat atlet putra dan empat atlet putri.

Saat ini seluruh atlet menjalani latihan terpusat di Lapangan Tenis Dispora Kutai Barat sebagai bagian dari persiapan menuju Porprov.

“Kami optimistis karena semua nomor yang kami ikuti berhasil lolos BK. Sekarang fokus kami adalah memaksimalkan persiapan atlet agar bisa tampil maksimal di Porprov nanti,”kata Miranda.

Meski demikian, Miranda berharap dukungan dari pengurus KONI Kutai Barat yang baru, terutama dalam pemenuhan sarana dan prasarana latihan.

Menurutnya, peralatan pertandingan seperti raket dan lapangan yang memadai sangat berpengaruh terhadap performa atlet.

Ia mencontohkan pengalaman saat BK Porprov, ketika salah satu atlet Kutai Barat mengalami kerusakan raket saat tampil di final nomor ganda campuran.

“Atlet idealnya memiliki raket cadangan dengan spesifikasi yang sama. Kalau raket putus atau patah saat pertandingan, tentu sangat mempengaruhi permainan dan mental atlet,”ujarnya.

Sementara itu, Pelatih Tenis Lapangan Kutai Barat, Ahmad Junaidi, menilai hasil BK Porprov menjadi modal berharga untuk menghadapi persaingan di Paser.

Menurutnya, seluruh sektor yang diikuti berhasil lolos, mulai dari beregu putra dan putri, tunggal putra, ganda putra, ganda putri hingga ganda campuran.

“Alhamdulillah, meski dengan keterbatasan yang ada, atlet dan pengurus mampu menunjukkan perjuangan luar biasa. Semua sektor yang kami ikuti berhasil lolos ke Porprov,”ujarnya.

Dijelaskan, pada BK Porprov, tenis lapangan Kutai Barat berhasil meraih satu medali perak dan empat medali perunggu. Capaian tersebut menjadi motivasi bagi tim untuk memburu hasil yang lebih baik di Porprov 2026.

 “Kami tentu ingin meningkatkan prestasi. Target kami bisa meraih medali dan memberikan hasil terbaik untuk Kutai Barat. Atlet terus kami motivasi agar tetap semangat berlatih,” kata Ahmad.

Ditambahkan, kebutuhan perlengkapan latihan masih menjadi tantangan yang harus dibenahi. Kualitas bola dan perlengkapan latihan yang sesuai standar sangat dibutuhkan untuk menunjang peningkatan kemampuan atlet.

Di sisi lain, PELTI Kutai Barat juga terus menyiapkan regenerasi atlet. Program pembinaan usia dini rutin digelar setiap Minggu sore dan saat ini diikuti sekitar 10 atlet junior dari berbagai kelompok umur.

“Regenerasi sudah berjalan. Ada anak usia 3 tahun, 4 tahun, 7 tahun, 8 tahun hingga 12 tahun yang mulai belajar tenis. Pembinaan usia dini ini menjadi investasi jangka panjang bagi tenis Kutai Barat,” ucapnya.

Ahmad menambahkan, para atlet junior tersebut dipersiapkan untuk mengikuti berbagai kejuaraan kelompok umur dan Kejuaraan Daerah (Kejurda) di masa mendatang.

“Kita berharap prestasi yang diraih di Porprov dapat membuka jalan bagi atlet Kutai Barat untuk memperkuat Kalimantan Timur pada ajang yang lebih tinggi, termasuk Pekan Olahraga Nasional (PON),”tegasnya.

“Kalau atlet kita mampu meraih prestasi di Porprov, peluang mereka untuk dipanggil memperkuat Kaltim di PON tentu akan semakin besar. Itu yang sedang kami bangun melalui pembinaan berkelanjutan,” harap Junaidi. (daniel)

 

Hasil Gemilang, Kontingen NPCI Jember Raih 8 Medali

BERITA TERKINI

IndonesiaPos