Junior Soccer Competition 2026
BONDOWOSO — IndonesiaPos
Semangat pantang menyerah ditunjukkan tim sepak bola SMAN 1 Tenggarang pada ajang Junior Soccer Competition 2026 yang digelar di Stadion Magenda, Bondowoso.
Meski diterpa badai cedera dan harus tampil dengan kondisi tim yang tidak ideal, skuad berjuluk “Laskar SMASGA” sukses menorehkan prestasi membanggakan dengan meraih gelar Runner Up setelah melalui persaingan ketat melawan sekolah-sekolah terbaik tingkat SMA, SMK, dan MA se-Kabupaten Bondowoso.
Turnamen tersebut memang menjadi ajang pembinaan bakat sepak bola pelajar di Bondowoso dan diikuti oleh berbagai sekolah menengah sederajat.
Perjalanan SMAN 1 Tenggarang menuju partai puncak bukanlah cerita yang mudah. Sejak fase awal kompetisi, tim harus kehilangan beberapa pemain inti akibat cedera. Kondisi tersebut memaksa pelatih melakukan rotasi dan penyesuaian strategi di setiap pertandingan.
Namun, keterbatasan itu justru melahirkan semangat juang luar biasa dari para pemain yang tampil penuh determinasi.
Salah satu sosok yang menjadi sorotan sepanjang turnamen adalah penjaga gawang SMAN 1 Tenggarang.
Meski masih dalam masa pemulihan usai mengalami kecelakaan, ia tetap berdiri di bawah mistar gawang dan menunjukkan performa gemilang. Berulang kali ia melakukan penyelamatan penting yang menjaga asa tim untuk terus melaju hingga babak final.
“Ini bukan hanya tentang sepak bola, tetapi tentang keberanian, pengorbanan, dan kebersamaan. Anak-anak bermain dengan hati, bahkan ketika kondisi fisik mereka tidak sepenuhnya prima,” ungkap salah satu official tim usai pertandingan.
Sepanjang kompetisi, SMAN 1 Tenggarang berhasil menyingkirkan sejumlah lawan tangguh dari berbagai SMA, SMK, dan MA di Bondowoso. Kerja sama tim yang solid, disiplin bermain, serta semangat pantang menyerah menjadi modal utama mereka dalam menghadapi setiap laga.
Walaupun harus puas berada di posisi kedua, pencapaian tersebut disambut penuh rasa bangga oleh keluarga besar SMAN 1 Tenggarang. Gelar Runner Up menjadi bukti bahwa perjuangan dan kerja keras mampu mengalahkan berbagai keterbatasan.
Junior Soccer Competition 2026 sendiri diselenggarakan di Stadion Magenda Bondowoso sebagai ajang pencarian dan pembinaan talenta sepak bola pelajar di Kabupaten Bondowoso.
Turnamen ini diharapkan terus menjadi wadah lahirnya atlet-atlet muda berbakat yang kelak mampu mengharumkan nama daerah di tingkat yang lebih tinggi.
SMAN 1 Tenggarang mungkin tidak membawa pulang trofi juara, tetapi mereka telah memenangkan hati banyak orang melalui perjuangan dalam luka dan semangat yang tak pernah padam. (elf)
SMAN 1 Tenggarang Borong Prestasi FLS3N 2026, Siap Melaju ke Tingkat Provinsi
