PAMEKASAN — IndonesiaPos
Wujud nyata kepedulian Tentara Nasional Indonesia (TNI) terhadap kesehatan masyarakat kembali ditunjukkan. Babinsa Koramil 0826-01/Pamekasan, Serka Tomy, melaksanakan pendampingan intensif dalam kegiatan Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) yang digelar di Balai Dusun Timur, Desa Nyalabu Daya, Kecamatan Pamekasan, Kabupaten Pamekasan, Senin (29/9/2026).
Kehadiran Babinsa di tengah-tengah kegiatan Posyandu tersebut merupakan bagian dari tugas pembinaan teritorial dan bentuk kepedulian terhadap kesehatan ibu dan anak di wilayah binaannya, khususnya dalam upaya pencegahan stunting sejak dini.
Dalam kegiatan Posyandu kali ini, sejumlah pelayanan kesehatan dasar diberikan secara gratis kepada balita dan ibu. Adapun layanan yang dilakukan meliputi penimbangan berat badan, pengukuran tinggi badan dan lingkar kepala, pemeriksaan kesehatan, pemberian vitamin A, serta pemberian makanan tambahan (PMT) berupa bubur kacang hijau dan telur ayam rebus untuk memenuhi gizi balita.
Serka Tomy mengatakan, pendampingan yang dilakukannya bukan sekadar hadir secara fisik, melainkan untuk memastikan seluruh rangkaian kegiatan Posyandu berjalan lancar dan masyarakat merasa aman serta nyaman.
“Pendampingan Posyandu ini merupakan salah satu wujud kepedulian kami selaku Babinsa terhadap kesehatan ibu dan anak di desa binaan. Ini juga sebagai upaya mendukung program pemerintah dalam pencegahan dan penurunan angka stunting,” ujar Serka Tomy di sela-sela kegiatan.
Menurutnya, melalui pemeriksaan rutin di Posyandu, tumbuh kembang anak dapat dipantau secara berkala dan terukur. Sehingga, apabila ditemukan adanya indikasi gangguan pertumbuhan atau gizi kurang, dapat segera dilakukan tindak lanjut dan penanganan medis lebih cepat.
“Dengan adanya pemeriksaan secara rutin setiap bulan, pertumbuhan dan perkembangan anak bisa dipantau sejak dini. Kalau ada masalah, bisa langsung ditindaklanjuti oleh petugas kesehatan, jadi tidak terlambat,” jelasnya.
Lebih lanjut, ia menambahkan bahwa Posyandu bukan hanya sekadar tempat pelayanan kesehatan, tetapi juga menjadi ruang strategis bagi Babinsa untuk mempererat silaturahmi dan membangun komunikasi sosial dengan masyarakat.
“Posyandu bukan hanya tempat pelayanan kesehatan, tetapi juga menjadi kesempatan bagi kami untuk berinteraksi langsung dengan warga, menyerap berbagai informasi, serta mengetahui perkembangan situasi yang ada di masyarakat,” terangnya.
Melalui kegiatan pendampingan tersebut, Babinsa berharap kesadaran masyarakat untuk rutin datang ke Posyandu semakin meningkat. Terutama bagi para ibu yang memiliki balita, agar lebih aktif memanfaatkan layanan kesehatan gratis yang telah disediakan pemerintah desa.
Kegiatan ini juga menjadi bukti nyata sinergitas antara TNI dan masyarakat serta tenaga kesehatan dalam menciptakan lingkungan yang sehat, sekaligus sebagai langkah konkret dalam mendukung terwujudnya generasi penerus bangsa yang sehat, cerdas, dan tumbuh berkembang secara optimal.(Roy)