<

Hingga Kini Pengendara Bertahan Antre di SPBU Bali Sampai 13 Jam

JAKARTA — IndonesiaPos

Kondisi distribusi bahan bakar minyak (BBM) di wilayah Kabupaten Badung, Bali masih belum lancar. Salah satu SPBU di Jalan Gatot Subroto Barat, Badung, Bali hingga pukul 10.30 Wita, Jumat (16/10) masih tutup atau belum beroperasi. Hal itu memicu antrean kendaraan roda 4 dan roda 2 makin mengular di sepanjang jalan utama tersebut.

Salah seorang pengendara mobil mengaku bertahan antre sejak pukul 21.00 Wita (Kamis, 15/10). Pasalnya, cadangan BBM di mobilnya sudah sedikit sekali yang tidak mencukupi untuk dibawa pulang ke kampungnya yang jaraknya puluhan kilometer.

 “Saya antre sejak tadi malam (Kamis,15/10) pukul sembilan dan sempat tertidur di mobil,” kata seorang pria muda sambil menunjuk ke arah mobilnya di antara antrean lainnya.

Dari pantauan Media Indonesia di sekitar lokasi, antrean kendaraan roda empat sekitar sepanjang 500 meter dari arah timur, sedangkan antrean sepeda motor sekitar sepanjang 700 meter dengan dua baris.

Sementara itu di SPBU di Perumahan Dalung Permai juga diwarnai antrean panjang. Di SPBU yang buka 24 jam ini stok BBM hampir tak pernah habis namun antreannya terus mengular berkelok memenuhi tikungan, hingga lurus memanjang. Rata-rata lama antrean di SPBU ini berkisar 4 bahkan ada yang hingga 7 jam untuk mendapatkan BBM.

“Kemarin malam, anak saya antre 5 jam dari pukul 23.00 hingga pukul 04.00, tapi tidak dapat BBM pertamax karena petugas bilang sudah habis,” ujar Rahayu, warga di perumahan terbesar dan terpadat penduduk di Bali itu.

Secara terpisah, Area Manager Communication, Relations & CSR PT Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus (Jawa Timur, Bali, dan Nusa Tenggara), Ahad Rahedi saat dikonfirmasi terkait distribusi BBM ini mengaku akan mengecek adanya SPBU yang telat beroperasi. “Baik, kami akan cek ke tim distribusi di lapangan,” ujar Ahad Rahedi, Jumat (16/10).

Rahedi menjelaskan, dalam tiga hari terakhir sudah didistribusikan tambahan pertalite sebanyak 800 ribu liter per hari. Dalam kondisi normal untuk Bali didistribusikan 2 hingga 2,2 juta liter pertalite, dan sekarang dalam kondisi keterlambatan didistribusikan 3 juta liter sehari.Beli Kalender

Pihak Pertamina bekerja sama dengan Polda Bali mengatensi jalannya distribusi BBM di Bali dan akan mengawasi kemungkinan adanya upaya penimbunan BBM oleh oknum oknum tertentu.

 

 

 

Pertalite Langka,  Antrean Panjang Padati SPBU Nyalabu Hingga Larut Malam

BERITA TERKINI

IndonesiaPos