<

Dari Pemulung Botol Plastik, Kini Ibu Si’ah Segera Miliki Rumah Layak Huni Berkat TMMD 130

PAMEKASAN — IndonesiaPos

Bertahun-tahun hidup dalam rumah yang jauh dari kata layak, kini harapan Ibu Si’ah (53) perlahan terwujud. Dinding rumah barunya di Dusun Morsoksok, Desa Jarin, Kecamatan Pademawu, sudah mulai tegak berdiri, membawa senyum yang lama tak terlihat di wajahnya.

Perempuan yang sehari-hari mengais rezeki sebagai pemulung botol plastik itu menjadi salah satu penerima manfaat program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-130 Kodim 0826/Pamekasan.

Hingga Selasa (21/10/2026), progres pembangunan rumahnya telah mencapai 30 persen. Struktur bangunan mulai terbentuk, dari fondasi hingga tiang penyangga yang kini sudah berdiri kokoh.

Saat ditemui di lokasi, Ibu Si’ah tak bisa menyembunyikan rasa haru. Matanya berkaca-kaca, namun senyumnya terus mengembang melihat para prajurit TNI yang bekerja bahu-membahu membangun rumahnya.

“Sakalangkong (Terima Kasih) Bapak Klebun Jarin, Bapak TNI Kodim Pamekasan. Rumah saya sudah mulai jadi,” ucap Ibu Si’ah dengan suara bergetar menahan bahagia.

Ucapan sederhana itu menggambarkan betapa besar arti sebuah rumah layak bagi dirinya. Selama ini ia harus bertahan di rumah yang bocor saat hujan dan panas saat terik, tanpa pernah bermimpi bisa membangun rumah baru sendiri.

Program TMMD ke-130 di Desa Jarin tidak hanya menyasar rumah Ibu Si’ah. Sebanyak 10 unit Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) menjadi target pembangunan tahun ini untuk warga yang benar-benar membutuhkan.

Kepala Desa Jarin, H. Muh Zuhri yang akrab disapa H. Muzakki, mengungkapkan rasa syukurnya atas hadirnya TMMD di desanya. Menurutnya, program ini adalah jawaban atas kesulitan warganya selama bertahun-tahun.

“Alhamdulillah, masuknya TMMD di Desa kami sangat membantu. Ada 10 warga penerima manfaat yang memang benar-benar membutuhkan rumah layak huni,” ujar H. Muzakki.

Di Dusun Morsoksok sendiri, ada dua rumah yang sedang dibangun. Selain rumah Ibu Si’ah yang sudah 30 persen, rumah milik Bapak Jufri bahkan sudah mencapai 50 persen dan lebih dulu terlihat bentuknya.

  1. Muzakki pun menyampaikan penghargaan setinggi-tingginya kepada TNI dan pemerintah daerah atas perhatian terhadap warganya yang kurang mampu.

“Kami dari pemerintah desa berterima kasih kepada Bapak Dandim 0826/Pamekasan dan Bapak Bupati Pamekasan atas bantuan melalui program TMMD ke-130 ini,” katanya.

Bagi Ibu Si’ah, setiap bata yang disusun prajurit TNI bukan sekadar bahan bangunan. Itu adalah bukti bahwa ia tidak sendiri, ada negara yang hadir melalui TNI dan pemerintah desa yang peduli pada nasibnya.

Kemanunggalan TNI dan rakyat di Desa Jarin kembali terbukti. Melalui TMMD, bukan hanya rumah yang dibangun, tetapi juga harapan dan martabat keluarga kurang mampu yang perlahan dipulihkan.

Kini Ibu Si’ah hanya tinggal menunggu waktu. Tak lama lagi, ia akan meninggalkan rumah lamanya dan menempati rumah baru yang layak, aman, dan nyaman untuk menjalani hari-hari bersama keluarga. (Din/Roy)

 

 

Kapolres Aceh Timur, Serahkan Bantuan Rumah Pada Warga Peudawa

 

BERITA TERKINI

IndonesiaPos