<
18/10/2021
Advertorial Beranda

Bupati Pamekasan Gelar Rakor, Bahas Persiapan Vaksin Sinovac Covid-19

Pamekasan,IndonesiaPos

Dalam rangka pelaksanaan vaksinasi Covid-19 dalam waktu dekat ini, pihak Pemerintah Kabupaten Pamekasan menggelar rapat koordinasi di ruang Peringgitan Pendopo Ronggosukowati Pamekasan. Senin, (25/01/2021).

Pembahasan dalam rapat koordinasi tersebut, Bupati Pamekasan Badrut Tamam menyampaikan, jika di Kabupaten Pamekasan tidak lama lagi vaksin tersebut sudah sampai dan berkisar ada enam ribu lebih vaksin yang akan tiba Pamekasan.

“Sebagai Pemerintah Kabupaten Pamekasan, sebagai tugas kita menjelaskan sudut pandang yang sama tentang pentingnya vaksin Sinovac Covid-19 kepada seluruh elemen masyarakat di Kabupaten Pamekasan dan untuk segera melakukan vaksinasi secara bertahap,”kata Bupati.

Bupati Pamekasan, H Badrud Tamam

Terkait beredarnya pemberitaan Hoax dan fitnah yang saat ini marak terjadi dikalangan masyarakat, Badrut Tamam berdalih,  hal yang terpenting baginya adalah menghindari pemberitaan Hoax dan fitnah dan kita bisa menyampaikan kepada masyarakat dengan sosialisasi.

“Saya yakin bahwa Negara peduli kepada rakyat dengan memberikan vaksin untuk melindungi kita semuanya,”timpalnya.

Bupati mengajak kepada seluruh stakeholder yang ada di Kabupaten Pamekasan dan juga kepada para awak media maupun wartawan untuk membantu mengedukasi masyarakat bahwa pentingnya vaksin Sinovac Covid-19 untuk kesehatan imun tubuh.

“Vaksin Sinovac Covid-19 menurut MUI sudah Halal, baik dari segi kedokteran sudah sesuai prosedur, tinggal kita bersama-sama mengedukasi masyarakat,”tegasnya.

Orang nomer satu di Kabupaten Pamekasan, kesiapannya dirinya untuk divaksin pertama kali dan setelah itu baru seluruh forkopimda, Sekda dan seluruh kepala Dinas di lingkungan Kabupaten Pamekasan.

” Vaksin Sinovac Covid-19 akan tiba di Kabupaten Pamekasan pada hari Jumat 29 Januari 2021 dan kita semua sudah siap untuk divaksin,”tandasnya.

Mantan anggota DPRD Jawa Timur ini menambahkan, saat ini ia akan membuat video atas kesiapan masing-masing untuk divaksinasi.

“Dengan cara seperti itu lah kita  mampu mengedukasi masyarakat yang paham salah tentang vaksin Covid-19,”pungkasnya .(Adv)

Berita Terkait

Kolom Komentar

IndonesiaPos