PAMEKASAN — IndonesiaPos
Setelah puluhan tahun dikeluhkan warga karena rusak parah, jalan utama di Dusun Morsoksok, Desa Jarin, Kecamatan Pademawu, Kabupaten Pamekasan, akhirnya mulai diaspal. Pengaspalan jalan sepanjang 550 meter tersebut mulai dikerjakan Satuan Tugas (Satgas) TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-130 Tahun 2026 Kodim 0826/Pamekasan.
Pantauan di lokasi, anggota Batalyon Teritorial Pembangunan (Yon TP) 539 yang tergabung dalam Satgas TMMD bersama warga setempat terlihat bahu-membahu.
Sebagian meratakan material aspal, sebagian lainnya mendorong gerobak dan merapikan bahu jalan. Pemandangan gotong royong yang jarang terlihat di tengah gempuran individualisme itu kembali hidup di Dusun Morsoksok, Rabu (14/10/2026).
Jalan yang diaspal ini bukan jalan biasa. Bagi warga Desa Jarin, jalan ini adalah urat nadi perekonomian. Desa Jarin dikenal sebagai desa agraris. Lebih dari 70 persen warganya menggantungkan hidup dari sektor pertanian, dengan komoditas unggulan tembakau, jagung, dan padi.
Selama ini, distribusi hasil panen menjadi persoalan serius. Saat musim hujan, jalan berubah menjadi kubangan lumpur yang sulit dilalui kendaraan roda empat. Akibatnya, biaya angkut membengkak dan harga jual di tingkat petani anjlok karena hasil panen tidak bisa segera dibawa ke pasar.
“Jalan ini akses utama kami untuk mengangkut tembakau dan jagung ke pasar induk Pademawu sampai ke kota. Kalau rusak, ongkos pickup bisa dua kali lipat,” keluh salah satu warga yang ikut gotong royong.
Dengan pengaspalan ini, persoalan tersebut diprediksi akan teratasi. Roda perekonomian desa akan berputar lebih cepat. Akses petani ke pasar akan lebih lancar, waktu tempuh terpangkas, dan biaya distribusi dapat ditekan. Di sisi lain, jalan mulus juga akan membuka keran bagi pengepul, tengkulak, hingga pelaku UMKM desa untuk masuk dan menjangkau konsumen yang lebih luas.
Komandan Satgas TMMD ke-130 Kodim 0826/Pamekasan, Letkol Kav Agus Wibowo Hendratmoko, menegaskan pengaspalan jalan di Morsoksok merupakan prioritas karena menyentuh langsung kebutuhan riil masyarakat.
“TMMD ini bukan sekadar membangun fisik, tapi membangun harapan ekonomi warga. Kami ingin hasil bumi warga Jarin bisa keluar dengan mudah dan ekonomi warga naik kelas,” tegasnya.
Program TMMD ke-130 sendiri resmi dibuka pada Selasa (13/10/2026) oleh Bupati Pamekasan Kholilurrahman bersama Dandim 0826/Pamekasan. Selain pengaspalan jalan 550 meter di Dusun Morsoksok, TMMD juga mengerjakan pembangunan drainase 110 meter di Dusun Kotalon, pembangunan sumur bor, serta perbaikan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH).
Seluruh sasaran tersebut bermuara pada satu tujuan, yaitu mempercepat pembangunan di desa dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan rakyat. (Din)
TNI AL Berhasil Gagalkan Penyelundupan Mineral Ilegal di Batam