<

Warga Pendukung Calon Kades Pakuwesi Bentrok Hingga luka-luka

BONDOWOSO, IndonesiaPos

Pemilihan Kepala Desa Serentak dikabupaten Bondowoso memanas hingga terjadinya pertikaian antar pendukung di desa Pakuwesi kecamatan curahdami.

Lantaran berbeda pilihan dua warga terlibat perkelahian, yang menyebabkan korban mengalami luka serius.

Kronologi kejadian tersebut, bahwa Di Desa Pakuwesi ada dua Calon Kepala desa yang memperebut kursi sebagai Kepala Desa.Yaitu Syahrullah, dan Moh. Jazuli. Keduanya sama-sama mempunyai Timses untuk memenangkan ‘pertarungan’.

BACA JUGA

Mohammad Hambali, Warga Pedukuhan Basian RT 8/2 adalah pendukungnya Syahrullah. Sedangkan Na’at Adi Kurniawan, Warga RT 6/2 merupakan Timsesnya Moh. Jazuli.

.

“H-2 kami terlibat adu mulut dengan Na’at terkait Pilkades. Percekcokan berbuntut adu fisik. Semula, sama-sama menggunakan tangan kosong. Tapi ada pihak lain yang mengantarkan parang pada pelaku,” kata Hambali di rumahnya Kamis (25/11).

Kemudian, kata warga kelahiran tahun 1991 ini, parang tersebut disabetkan pada dirinya, Ketika parang tersebut diarahkan pada kepalanya, namun ia  tangkis. “Ahirnya lengan tangan sebelah kiri yang robek,”katanya.

Ditambahkan, belum puas, pelaku terus membacok, tapi korban dilarikan ke Puskesmas Curahdami untuk menjalani perawatan.

“Dari hasil visum, diketahui tubuh saya memar sebanyak 3 dan juga ada luka robek,”tegasnya.

Terpisah, AKP Didik Waluyo, Kapolsek Curahdami membenarkan jika telah terjadi kasus pembacokan di Desa Pakuwesi. Pelaku sudah ditahan di sel tahanan Polres.

“BB jaket milik korban dan parang milik pelaku sudah kami amankan. Kasus terus berjalan dan dalam waktu dekat insyaallah P21,” kata mantan Kasubag Humas Polres Bondowoso, kamis (25/11/2021).

Sesuai Tupoksinya, kata Didik, Polisi langsung memproses kasus pembacokan ini karena terbukti pelaku melakukan tindak pidana.

“Polisi tidak ada urusannya dengan politik. Yang dijaga Kamtibmas wilayah kerja,”imbuhnya.

BERITA TERKINI