<

KPK Amankan 27 Orang Saat OTT di Cilacap

JAKARTA — IndonesiaPos

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengamankan 27 orang dalam operasi tangkap tangan (OTT) di wilayah Kabupaten Cilacap, Jumat 13 Maret 2026.

Salah satu pihak yang diamankan dalam operasi tersebut adalah Bupati Cilacap, Syamsul Auliya Rachman.

Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, mengatakan para pihak yang diamankan saat ini masih menjalani pemeriksaan awal di Cilacap sebelum selanjutnya dibawa ke Jakarta untuk proses lebih lanjut.

“Benar, hari ini KPK melakukan kegiatan penyelidikan tertutup di wilayah Kabupaten Cilacap,” kata Budi kepada awak media, Jumat 13 Maret 2026.

“Tim mengamankan 27 orang. Salah satunya adalah Bupati Cilacap, dan saat ini sedang dilakukan pemeriksaan intensif.”terangnya.

Budi menjelaskan operasi tersebut berkaitan dengan dugaan penerimaan sejumlah uang terkait proyek-proyek di Cilacap.

“Diduga ada penerimaan yang dilakukan oleh pihak bupati berkaitan dengan proyek-proyek yang ada di Kabupaten Cilacap,” katanya.

Dari 27 orang yang diamankan, KPK menyebut terdiri dari unsur penyelenggara negara, ASN, serta pihak swasta. Namun demikian, Budi memastikan tidak ada Wakil Bupati Cilacap yang ikut diamankan dalam kegiatan tersebut.

Dalam operasi tangkap tangan itu, KPK juga mengamankan barang bukti berupa uang tunai yang diduga berkaitan dengan perkara tersebut. Namun, Budi tak menyebut jumlahnya.

“Barang bukti yang diamankan salah satunya berupa uang tunai. Untuk jumlahnya nanti akan kami sampaikan lebih lanjut,” ujarnya.

Budi menambahkan uang yang diamankan sementara teridentifikasi dalam bentuk rupiah. Hingga saat ini tim KPK masih melakukan pemeriksaan awal terhadap para pihak yang diamankan di lokasi.

KPK juga belum memastikan waktu keberangkatan para pihak tersebut ke Jakarta karena proses pemeriksaan masih berlangsung.

“Nanti kami akan sampaikan perkembangan selanjutnya,” kata Budi.

 

Bupati Cilacap Syamsul Auliya Terjaring OTT KPK

BERITA TERKINI

IndonesiaPos