<

Rapat Paripurna Istimewa Jadi Puncak Peringatan Hari Jadi ke-496 Pamekasan

PAMEKASAN — IndonesiaPos

Diusia ke 496 tahun Kabupaten Pamekasan diperingati dengan cara yang khidmat. Bukan lewat panggung hiburan, melainkan melalui Rapat Paripurna Istimewa di Ruang Sidang Utama DPRD Pamekasan, Selasa (3/11/2026).

Sidang istimewa itu menjadi puncak dari seluruh rangkaian peringatan hari jadi tahun ini. Tema yang diusung pun menggunakan bahasa Madura, Papangghiyan Paripurna DPRD Kabupaten Mekkasen Partengka’an Ngamodhi Are Dhaddhina Mekkasen Se Ka-496.

Seluruh unsur pimpinan daerah hadir dalam forum tersebut. Bupati Pamekasan KH. Kholilurrahman datang bersama Wakil Bupati dan Sekretaris Daerah. Jajaran Forkopimda, para Kepala OPD, hingga Forkopimcam se-Kabupaten Pamekasan turut memenuhi ruang sidang.

Dalam sambutannya, Bupati Kholilurrahman mengajak seluruh hadirin memaknai usia hampir lima abad itu sebagai titik evaluasi. Menurutnya, perjalanan panjang Pamekasan tidak cukup dirayakan dengan seremoni tahunan.

“Ini momentum refleksi. Kita melihat kembali perjalanan panjang Pamekasan, lalu memperkuat komitmen bersama untuk menyejahterakan masyarakat,” ujarnya.

Ia menegaskan, Pamekasan ke depan harus mampu bersaing. Namun daya saing itu, kata dia, tidak boleh menggerus jati diri. Nilai religius dan kearifan budaya Madura harus tetap menjadi pegangan dalam setiap kebijakan pembangunan.

Pandangan itu diperkuat Ketua DPRD Kabupaten Pamekasan, Ali Masykur. Ia menilai, kunci kemajuan Pamekasan terletak pada soliditas antara legislatif dan eksekutif.

“Kalau eksekutif dan legislatif bersinergi, pembangunan akan berjalan. Persatuan dan gotong royong ini yang harus kita rawat sebagai identitas kita sebagai orang Madura,” kata Ali Masykur.

Rangkaian paripurna berjalan dalam suasana kekeluargaan. Di tengah sidang, sejarah singkat berdirinya Kabupaten Pamekasan dibacakan. Sejarah itu merujuk pada sosok Panembahan Ronggosukowati yang mendirikan Pamekasan pada tahun 1530.

Sidang ditutup dengan doa bersama untuk keselamatan dan keberkahan Pamekasan. Doa itu menjadi penanda bahwa peringatan hari jadi tahun ini tidak hanya menjadi perayaan usia, tetapi juga penegasan komitmen bersama mewujudkan Pamekasan yang Hebat, Bermartabat, dan Berkelanjutan. (Din/Roy)

 

 

Hari Jadi Pamekasan ke 494 Dimeriahkan Festival Tanean Lanjang

BERITA TERKINI

IndonesiaPos