<

BMKG Himbau Masyarakat Waspada, Cuaca Ekstrem di 26 Daerah Jawa Tengah

SEMARANG — IndonesiaPos

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini terkait potensi cuaca ekstrem di 26 daerah di Jawa Tengah pada Minggu (12/4/2026).

Selain hujan lebat, fenomena air laut pasang (rob) di perairan utara dengan ketinggian maksimum 1 meter menjadi ancaman serius bagi wilayah Pantura.

Kondisi cuaca pada pagi hari umumnya berawan. Namun, memasuki siang hingga awal malam, hujan dengan intensitas ringan hingga sedang diprediksi akan mengguyur secara merata. Cuaca ekstrem berupa hujan lebat yang disertai angin kencang dan sambaran petir berpotensi terjadi di puluhan titik di Jawa Tengah.

  • Ancaman Banjir Rob di Pesisir Utara

Meskipun gelombang tinggi di perairan Jawa Tengah mulai mereda, fenomena rob masih berlangsung di perairan utara, terutama pada pukul 14.00 hingga 18.00 WIB.

Dengan ketinggian mencapai 1 meter, rob ini berdampak langsung pada banjir di sejumlah daerah seperti Pekalongan, Batang, Kendal, Semarang, Demak, Jepara, dan Pati.

“Waspadai banjir di sejumlah daerah di Pantura Jawa Tengah sebagai akibat masih berlangsungnya rob di perairan utara,” ujar Prakirawan BMKG Stasiun Maritim Tanjung Emas Semarang,

Banjir rob ini tidak hanya merendam puluhan desa, tetapi juga mengganggu aktivitas ekonomi warga, mulai dari transportasi, proses bongkar muat barang di pelabuhan, hingga sektor budi daya perikanan darat dan petani garam.

  • Daftar 26 Daerah Berpotensi Cuaca Ekstrem

Prakirawan BMKG Stasiun Meteorologi Ahmad Yani Semarang, Arif N, merinci daerah yang wajib waspada terhadap cuaca ekstrem, terutama di kawasan pegunungan, dataran tinggi, Solo Raya, dan Pantura:

Banyumas, Purbalingga, Banjarnegara, Wonosobo, Mungkid, Boyolali, Klaten, Karanganyar, Sragen, Grobogan, Blora, Rembang, Pati, Kudus, Ungaran, Temanggung, Kendal, Batang, Kajen, Pemalang, Slawi, Magelang, Salatiga, Bumiayu, Majenang, dan Ambarawa.

  • Peringatan Bencana Hidrometeorologi

Masyarakat diimbau untuk tetap waspada terhadap potensi bencana hidrometeorologi seperti tanah longsor, banjir bandang, dan angin puting beliung yang dipicu oleh cuaca ekstrem tersebut.

Untuk daerah lain yang tidak masuk dalam daftar cuaca ekstrem, hujan ringan hingga sedang masih berpeluang turun. Secara umum, angin bertiup dari arah timur laut ke selatan dengan kecepatan 5-25 km/jam. Suhu udara berkisar antara 18-32 derajat Celcius dengan tingkat kelembaban udara mencapai 60-95 persen.

 

 

.

Pasutri di Desa Sumbermalang Bondowoso Tertimpa Pohon Diterjang Angin Kencang

 

BERITA TERKINI

IndonesiaPos