<
31.3 C
Bondowoso, ID
15/08/2020
Beranda Kesehatan Pemerintahan & Politik Pendidikan Peristiwa Sosial Ekonomi

DPRD Kabupaten Blitar Terima Kunjungan Kerja Dari Daerah Lain Ditengah Pandemi Covid-19

Loading...

BLITAR, IndonesiaPos – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah(DPRD) Kabupaten Blitar, menerima kunjungan kerja dari Komisi A DPRD Kota Malang.

Hal itu untuk pertama kalinya, DPRD Kabupaten Blitar menerima kunjungan kerja dari luar Kabupaten Blitar ditengah pandemi Covid-19 saat ini, mengingat Kota Malang adalah zona merah di Jawa timur.

Meski demikian, saat menerima kunjungan kerja, DPRD Kabupaten Blitar dari luar kota selalu menerapkan protokol kesehatan, sesuai anjuran dari pemerintah demi mencegqh dan memutus rantai penyebaran covid-19.

Pertemuan para akil rakyat tersebut  dipimpin oleh ketua Komisi I DPRD Kabupaten Blitar, Muharram Sulistiono berlangsung di ruang Rapat Komisi I, dan membahas terkait Perencanaan, Pelaksanaan Penanganan dan Penanggulangan Covid 19 Tahun 2020.

Ketua Komisi A DPRD Kota Malang, Eddy Widjanarko, menyampaikan terima kasih kepada DPRD kabupaten Blitar karena telah menyambut baik kedatangannya bersama di DPRD Kabupaten Blitar ditengah pandemi seperti saat ini. Pihaknya juga sharing strategi untuk pencegahan Covid-19, mengingat sebanyak 400 lebih warga Kota Malang yang terinfeksi Covid-19.

“Terimakasih kami ucapkan kepada Komisi I DPRD Kabupaten Blitar telah menerima baik kunjungan kami. Tujuan kita ini untuk memperoleh informasi terkait Perencanaan, Pelaksanaan Penanganan dan Penanggulangan Covid 19 Tahun 2020 khususnya di Kabupaten Blitar,” kata Eddy Widjanarko.

Menanggapi pertanyaan dari dari koleganya, Muhamaram Sulistiono menyampikan bahwa terjangkit virus Corona per 12 Juli 2020 sebanyak 55 orang, sesuai data dari gugus tugas percepatan penanganan Covid-19 Kabupaten Blitar.

Selama terjadi pandemi Covid-19, masyarakat Kabupaten Blitar mempunyai inisiatif mandiri untuk melakukan lockdown di lingkungan desa dengan memasang portal dan melakukan jaga malam, agar warga dari luar desa tidak masuk ke desa lain. Lockdown tingkat desa ini, telah dimulai saat sebelum lebaran.

“Dampaknya, kata Ketua Momisi I ini, Kabupaten Blitar menjadi nol penambahan kasus Covid 19,”ungkapnya.

Dari pemerintah kabupaten Blitar juga membentuk Kampung Tangguh Semeru. Namun, desa tersebut mempunyai fasilitas lumbung pangan untuk kesiapan menghadapi pandemi, fasilitas untuk isolasi mandiri untuk warga dari luar kota dan petugas medis dengan kelengkapan APD. (Lina)

Loading...
Iklan-spot

Related posts

Kapolres Cek Kendaraan Dinas Polres Sampang, Untuk Persiapan Amankan Pelantikan Kades

IndonesiaPos

Petani Sempol Ijen Siap Kembangkan Budidaya Kentang

IndonesiaPos

KPPPA Berikan Apresiasi Hakim PN Mojokerto, Berani Putuskan Hukuman Kebiri

IndonesiaPos

Leave a Comment