<

Dugaan Penyimpangan Seputar Proyek Multi Years Pengadaan Lampu PJU 2021-2022 Semakin Terkuak

JEMBER, IndonesiaPos – Pengadaan lampu ber merk Bandell menggunakan anggaran multi years 2021-2022 sebesar kurang lebih Rp.88 M ternyata dilakukan melalui pihak ke tiga. Hal ini terlihat dari munculnya nama PT.Ahymsa Damar Delta dimedia sebagai perusahaan penyalur  penyedia lampu merk Bandell .

Dalam akun resmi milik perusahaan lampu ber merk bandell menyebutkan bahwa PT.Sarana karya solusindo adalah penyedia resmi lampu Led buatan dalam negeri tersebut. Namun dalam proses pengadaan proyek multi years PJU di jember PT Ahymsa Damar Delta lah yang menyalurkan produk tersebut.

Hingga berita ini diunggah, belum ada  informasi langsung terkait siapa direktur PT.AHYMSA Damar Delta tersebut.Namun rumor dilapangan menyebutkan perusahaan tersebut dibawa oleh Sg, salah seorang rekanan penyedia barang khusus PJU. Sg sendiri pernah dinyatakan bersalah dan harus mengembalikan kerugian negara hingga ratusan juta rupiah akibat dugaan persekongkolan yang dilakukannya.

Proses pengerjaan Proyek multiyears PJU seperti yang dilansir sejumlah media dilakukan dalam 2 tahap. Tahap pertama Pengadaan tiang PJU menggunakan anggaran APBD 2021 sebesar kurang lebih Rp.18 M oleh PT Syam Putra Jaya Agung,salah satu perusahaan yang juga pernah bermasalah dalam Pengadaan PJU tahun 2019 hingga tingkat Mahkamah Agung.  Sedangkan untuk Pengadaan belanja barang sebesar kurang lebih Rp.88 milyar dilakukan oleh PT.Ahymsa Damar Delta dari Sidoarjo untuk pembelian lampu merek bandell sekitar kurang lebih 22.000 lampu.

Selain proses lelangnya, sisa bongkaran lampu PJU yang lama pun hingga kini belum jelas keberadaannya. Seperti pemberitaan sebelumnya, sisa bongkaran lampu PJU tersebut menurut pengakuan pihak DPU Cipta Karya dititipkan dialah satu gudang didaerah Ajung, namun sayangnya hingga kini belum jelas dimana lokasi pasti gudang tersebut,termasuk jumlah bongkaran PJU yang dititipkan digudang tersebut.

Ketua Komisi  A.DPRD Jember, salah satu Komisi yang membidangi pengawasan di OPD Cipta Karya,  Tabroni saat dikonfirmasi media  terkait persoalan tersebut masih belum berkomentar banyak. Dirinya mengaku sedang rapat. “Masih Rapat Komisi,”pungkasnya (kik)

BERITA TERKINI

IndonesiaPos