SUMENEP — IndonesiaPos
Potret Pelayanan Puskesmas Masalembu kabupaten Sumenep Madura Jawa Timur semakin hari semakin membruk
Pasalnya, kepala Puskesmas Masalembu tidak perna masuk kantor sebagai pimpanan yang harus bertanggung jawab,
Forum Masyarakat Masalembu untuk Perubahan (FM2P ) Farid mengatakan sebenarnya ketidak aktifan kepala Puskesmas, banyak faktor secara internal, membiarkan pegawai negeri tidak masuk kantor itu masuk kelemahan subtansi, maka yang harus membenahi adalah Bupati Sumenep, sebagai pimpinan tertinggi dari semua regulasi yang ada.
Menurutnya, dari dulu sampai sekarang pelayanan kesehatan di Puskesmas Masalembu terburuk dari puskesmas yang ada kabupaten Sumenep, kepala Puskesmas belum pernah menjalankan program Lokakarya Mini (Lokmin) setiap bulan,
“Faktanya , dia tidak pernah melaksanakan agenda yang di wajibkan oleh pemerintah, bagaimana pelayanan kesehatan mau membaik dan lebih prima , jika hal yang paling mendasar tidak di jalan oleh Kapus seperti pertemuan rutin dalam satu bulan,”kata Farid.
Farid mengaku miris melihat Puskesmas Masalembu, lokmin selama 13 Bulan belum pernah melaksanakan kegiatan tersebut, ini jelas bobroknya pemerintah daerah kabupaten Sumenep, yang membiarkan kesalahan terus menerus, korbannya tetap pada masyarakat Kepulauan masalembu
“Sedangkan Lokakarya Mini, hanya satu kali pada akhir bulan Agustus 2026 , ini potret Pelayanan Puskesmas Masalembu,”katanya.
Ditegaskan, jika agenda Lokmin di maksimalkan maka akan memperbaiki pelayanan, memastikan perencanaan berjalan, serta memecahkan masalah operasional secara bersama.
“Jangan harap untuk meningkatkan fungsi Puskesmas melalui penggalangan kerja sama tim baik lintas program maupun lintas sektor, kalau kegiatan rutin Lokmin tidak di jalankan dengan rasa tanggung jawab,”tegasnya.
“Kami dari forum Masyarakat Masalembu untuk Perubahan mengutuk keras kepada pemerintah daerah khususnya Bupati Sumenep segera di copot sebagai kepala Puskesmas Masalembu. Dan kami butuh puskesmas yang tebaik dari semua sektor, jangan dinjadikan tempat pegawai yang nakal dalam menjalankan tugasnya,”tambahnya.
Sementara itu, Kepala Puskesmas Masalembu saat di konfirmasi melalui WhatsApp, Apa benar puskesmas masalembu sudah 13 bulan tidak pernah mengadakan Lokmin.?
Dan kegiatan Lokmin terakhir Agustus tahun 2025. Ternyata cuma di lihat, bahkan tidak direspon oleh Kapus Masalembu. (*)
Dua Bidan Puskesmas Kangayan Rujuk Pasien RSU Sumenep Naik Perahu