<

Helmy Yahya Kagumi Baddrut Tamam Berhasil Pimpin Pemekasan

PAMEKASAN,IndonesiaPos

Bupati Pamekasan H. Baddrut Tamam menerima kunjungan Helmy Yahya dalam rangka silaturrahmi sekaligus diskusi terkait Potensi Pulau Garam Madura khususnya di Kabupaten Pamekasan Madura Jawa Timur.

Artis sekaligus mantan Direktur TVRI Helmy Yahya berdiskusi berbagai unggulan program prioritas pembangunan Pamekasan selama ini.

Nampak pada pertemuan antara Helmy Yahya dan Bupati Pamekasan penuh kehangatan yang bertempat di pendopo peringgitan pada Selasa (06/04/2021) malam.

Helmy Yahya mengagumi dan apresiasi terhadap Bupati Pamekasan H. Baddrut Tamam, dalam berinovasi yang penuh kreasi diberbagai program melalui basis potensi kearifan lokal masyarakat setempat.

Usai diskusi, Helmy menyampaikan Bupati Pamekasan yang memiliki pemikiran visioner dengan berbagai program prioritasnya yang dijalankan bersama Pemerintah Kabupaten Pamekasan.

Selain muda dan cerdas, Bupati Milenial ini mampu berpikir maju di tengah tengah perubahan yang sangat cepat dengan berbagai keterbatasan potensi dan kemampuan masyarakat.

“Murah senyum, muda, cerdas dan keren juga jago ngomongnya. Hal itu menjadi modal bahwa seorang pimpinan harus menjadi ambasador dari yang dipimpin. Ini sama seperti saya dulu,”kata Helmy saat ia menjabat Direktur Utama TVRI,ucapnya.

Masih Helmy menjelaskan, dengan adanya pelatihan Becawe, semoga para pemangku adat dapat melestarikan aset sekaligus identitas Kayuagung ” Morge Siwe” yang mulai pudar dapat dipugar kembali.

“Ini sangat penting disampaikan kepada masyarakat agar masyarakat untuk lebih mengenal dan mengetahui sekaligus dapat menjaga dan melestarikan adat istiadat Kayuagung,”harapnya.

Sementara itu, Lurah Kutaraya Abdullah Sahri,S.Sos mengatakan, kegiatan pelatihan Becawe ini merupakan kegiatan Pemberdayaan masyarakat yang didanai melalui dana APBD Kelurahan Kutaraya Kecamatan Kayuagung OKI tagun 2021.

Diadakan nya pelatihan Becawe bagi para Ketua RT dan Kepala Lingkungan (Kaling) yang ada di masyarakat diharapkan bisa membuat para peserta lebih paham dan mengerti adat istiadat Kayuagung Becawe.

“Pelaksanaan pelatihan Becawe yang akan kita laksanakan selama 4 hari kedepan ini agar menambah wawasan dan bermanfaat bagi para perangkat adat khususnya di Kelurahan Kutaraya dan sekitarnya, sehingga adat istiadat Kayuagung yang dikenal dengan Morge Siwe dimana Becawe yang sering dipakai dalam adat perkawinan Morge Siwe, dapat tetap lestari meskipun ditengah tengah kemajuan zaman,”ujarnya.

Secara simbolis, Camat Kayuagung menyerahkan Tepak Tepak tanda dibukanya dan dimulainya pelatihan Becawe kepada nara sumber sekaligus pemangku adat daerah Kelurahan setempat. (hel/hen)

BERITA TERKINI

IndonesiaPos