PAMEKASAN, IndonesiaPos
Pergantian tahun menjadi tradisi para masyarakat denga membuat acara kegiatan bakar ikan dimalam tahun baru.
Sembari menanti pergantian tahun, kaum muda mudi maupun para emak-emak juga tak ingin ketinggalan ikut serta meramaikannya.
Meski begitu, dibutuhkan persiapan dalam acara tersebut. Seperti halnya yang dilakukan oleh ibu muda anak satu warga Desa Nyalabu Laok, Kecamatan Kota Pamekasan.
Saat berbelanja ke pasar tradisional Pasar 17 Agustus mengeluhkan lonjakan harga bawang merah dan bawang putih hari ini.
Ibu muda yang akrab disapa dengan Fidya ini mengaku kenaikan bawang merah ini sangat tinggi. Padahal, menurut dia, kemarin dirinya membeli bawang merah, harga perkilonya masih Rp 35 ribu dan hari ini sudah meroket dengan harga Rp 40 ribu.
“Saya amat kaget, tiba-tiba pedagang ini mengatakan kalau bawang merah naik perkilonya Rp 40 ribu,”ujar Fidya sambil geleng-geleng kepala. Minggu (31/12/2023).
Fidya mengaku, kalau kesehariannya juga menerima pesanan nasi. Namun, karena lonjakan harga dia mengaku bingung.
Pada malam pergantian tahun ini. Naiknya harga disapar dapat menjadi pemicu kenaikan bahan poko lainnya,”ungkapnya.(Ima/Heny)
Harga Cabe di Kota Kediri Tembus 100 Ribu Perkilo, Emak-Emak Menjerit