<
25/02/2021
Beranda Hukum Nasional Peristiwa

MAKI Beberkan Aset Mantan Dirut ASABRI di Kejagung, Ditelusuri Jampidsus

JAKARTA, IndonesiaPos

Koordinator MAKI Boyamin Saiman mengungkap telah menyerahkan daftar aset Sonny yang diduga terkait korupsi ASABRI. Aset aset itu, kata Biyamain, tersebar di sejumlah kota di Indonesia.

“Seperti Solo, Yogyakarta, Bali, dan Jakarta itu berupa tanah. Hotel, dan armada bus dengan nilai mencapai Rp171 miliar,” kata Boyamin.

Menurut Boyamin, Sonny diduga melakukan penyamaran aset melalui bisnis travel di Solo. 

Dia mengatakan, bisnis itu dibangun Sonny bersama pengusaha lokal berinisial SSJ yang juga pemilik usaha periklanan dalam kurun waktu 2016-2020.

“Modus bisnis dan aset tersangka korupsi ASABRI inisial SWJ adalah secara tersembunyi dengan kamuflase kerja sama investasi bisnis dengan pengusaha Solo berinisial SSJ sebagai pemilik usaha advertising MVN dan MTT,” terang Boyamin.

Belajar Saham Syariah Gratis

Berikut ini daftar aset Sonny yang diserahkan MAKI kepada penyidik Kejaksaan Agung RI:

  1. Kantor travel dan garasi bus MTT di Jalan Adisucipto, Colomadu, Karanganyar senilai Rp4 miliar,
  2. Kantor travel MTT di Jalan Ring Road Timur, Banguntapan, Bantul, DIY senilai Rp2 miliar,
  3. 30 unit armada bus wisata dengan harga perolehan sekitar Rp40 miliar,
  4. 20 unit armada minibus merek Toyota Hiace senilai Rp8 miliar,
  5. 10 unit armada SUV Toyota Innova Reborn senilai Rp4 miliar,
  6. 2 unit armada SUV Toyota seharga Rp1,5 miliar,
  7. Hotel TNY Jakarta di Jalan Tebet Barat VIII, Jakarta Selatan dengan harga pembelian Rp15 miliar,
  8. Hotel TNY di Jalan Kubu Anyar, Kuta, Badung, Bali dengan harga belinya Rp30 miliar, lebih lalu direhab sekitar Rp5 miliar,
  9. Hotel TNY di Kerten, Laweyan, Solo dengan harga pembelian Rp4 miliar
  10. Hotel TNY di Jalan Solo-Jogja, Sorogenen, Purwomartani, Kalasan, Sleman seharga Rp5 miliar,
  11. 2 unit ruko di Jalan Yosodipuro, Banjarsari, Solo, seharga Rp5 miliar,
  12. 1 unit rumah di Tebet seharga Rp17 miliar,
  13. Kantor di Tebet, Jakarta Selatan seharga Rp15 miliar
  14. Kantor MTV Surakarta seharga Rp2 miliar (sebelumnya pernah dijual namun tahun 2018 dibeli kembali oleh SSJ),
  15. 1 unit bangunan kost sewa di Petoran, Solo, dengan biaya rehab Rp1 miliar
  16. Rumah tinggal di Jalan Menteri Supeno, Manahan, Solo yang pernah macet bank Rp6,5 miliar. Sekitar tahun 2018 langsung dilunasi ke Bank sebesar Rp6,5 miliar,
  17. Lahan di Jalan Menteri Supeno, Manahan, Solo dengan harga beli Rp7,5 miliar,
  18. Mobil pribadi Mercy Jeep Type G63 seharga Rp6 miliar,
  19. Mobil pribadi Sedan Mercy S350 seharga Rp1,5 miliar,
  20. Mobil pribadi Toyota Alpard seharga Rp1,2 miliar,
  21. Mobil pribadi Land Rover seharga Rp1,1 miliar,
  22. Mobil pribadi Toyota Jeep model walang kadung harga Rp1,1 miliar,
  23. Mobil pribadi Mini Cooper seharga Rp500 juta,
  24. Mobil pribadi Range Rover seharga Rp800 juta,
  25. Mobil pribadi Sedan BMW seharga Rp800 juta,
  26. Saham pada PT PD2 seharga Rp1 miliar,
  27. Usaha tambang pecah batu split termasuk 1 unit mesin stone crusher di Glagahharjo, Cangkringan, Sleman seharga Rp15 M. 

Sementara itu, Kejaksaan Agung RI menelusuri temuan Masyarakat Antikorupsi Indonesia (MAKI) mengenai 27 aset milik mantan Direktur Utama PT Asuransi Sosial Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (ASABRI), Letjen (Purn) Sonny Widjaya.

“Itu kan sekarang sedang dalam penelitian,” kata Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (JAM Pidsus) Ali Mukartono di Jakarta, Jumat (19/2/2021).

Ali masih enggan menyimpulkan penelitian yang dilakukan pihaknya akan berujung pada penerapan pasal tindak pidana pencucian uang (TPPU), atau tidak.

Loading...

“Belum (ke TPPU), ini terkait kita identifikasi dulu,” kata Ali.

Berita Terkait

Kolom Komentar

IndonesiaPos