<

Polres Pamekasan Ajukan Visum Jiwa, Terkait Ibu Kandung Diduga Bunuh Anaknya Pakai Pisau Dapur

PAMEKASAN — IndonesiaPos

Kasus kekerasan dalam rumah tangga kembali terjadi di Pamekasan. Seorang ibu berinisial D.A, 40 tahun, diduga menghabisi nyawa anak kandungnya, T.D, 15 tahun, di rumah mereka Desa Pademawu Barat, Kecamatan Pademawu, Senin (17/8/2026) sekitar pukul 11.30 WIB.

Peristiwa ini sontak menggegerkan warga. Pelaku dan korban diketahui tinggal serumah. Kini kasus tersebut ditangani Unit II/PPA Satreskrim Polres Pamekasan.

Keterangan resmi disampaikan Kasatreskrim Polres Pamekasan AKP Yoyok Hardianto saat menggelar doorstop di Ruang Satreskrim, Senin (17/8/2026) pukul 16.00 WIB.

Berdasarkan hasil olah TKP, terduga pelaku diduga melakukan kekerasan fisik terhadap korban menggunakan sebilah pisau dapur dengan panjang mata pisau sekitar 33 cm.
‎ ‎


“Dari hasil pemeriksaan luar, korban mengalami luka robek yang cukup dalam di bagian bahu kiri. Selain itu kami juga menemukan luka tusuk di bagian punggung dan pinggul yang diduga menjadi penyebab kematian korban,” terang AKP Yoyok.

Melihat kondisi T.D sudah bersimbah darah, warga bersama keluarga segera melarikannya ke RSUD dr. H. Slamet Martodirdjo Pamekasan. Namun nyawa korban tidak dapat diselamatkan. T.D dinyatakan meninggal dunia saat dalam perawatan.

Setelah menerima laporan, Tim Unit II/PPA Satreskrim bersama Inafis langsung mendatangi TKP. Polisi melakukan olah TKP dan mengamankan barang bukti berupa sebilah pisau yang diduga digunakan dalam peristiwa tersebut.


Tidak berselang lama, petugas berhasil mengamankan D.A di kediamannya. Dari hasil pendalaman, penyidik menemukan fakta bahwa terduga pelaku memiliki riwayat gangguan kejiwaan.

Berdasarkan data RSUD dr. H. Slamet Martodirdjo, D.A tercatat sebagai pasien rawat jalan di poli jiwa sejak tahun 2023 dan rutin menjalani pengobatan.

“Untuk memastikan kondisi kejiwaan terduga pelaku secara komprehensif, penyidik akan mengajukan permohonan Visum Psikiatrikum ke RS Jiwa dr. Radjiman Wediodiningrat Lawang, Kabupaten Malang,” kata AKP Yoyok.

Hasil visum tersebut nantinya akan menjadi pertimbangan penyidik dalam menentukan proses hukum selanjutnya. (Hen)

Seorang Pria Bernama Samsul Tewas Mengenaskan Setelah Dihujam Pakai Clurit

 

BERITA TERKINI

IndonesiaPos