<
Budaya & Wisata Advertorial

Rangkaian Acara Bersih Desa, Kesenian Kuda Lumping Juga Di Gelar

BLITAR, IndonesiaPos

Kesenian kuda lumping ” Krido Panji Kusumo” (KPK) yang diketuai Warsito Jati, putra daerah kota Blitar, warga jalan Sulawesi RT 01RW 01 kelurahan Klampok kecamatan Sananwetan.

Pagelaran kuda lumping KPK tersebut bagian dari rangkaian bersih desa, sambil memanjatkan doa dimakam leluhur Mbah wali Budho pembabat Sawahan Klampok, kemudian kuda lumping dikirap sepanjang jalan.

Ketua Krido Panji Kusumo Warsito Jati mengatakan, kirap kesenian kuda lumping ini  Istilahnya nguri-nguri budaya Jawi. Tujuannya adalah, mengucap puji syukur pada Tuhan Yang Maha Esa .

“Nguri-nguri budaya Jawi nama besarnya desa leluhur kita semua dilingkungan Sawahan kelurahan Klampok kecamatan Sananwetan kota Blitar. Kita telah melaksanakan doa bersama di Makam Mbah wali Budho yang  babat tanah Sawahan,”terang Warsito.

Warsito berharap, agar semua masyarakat menyadari budaya Jawa harus dijaga, dan tetap dilestarikan.

“Budaya ini adalah warisan nenek moyang kita, maka harus dijaga dan dilestraikan,”imbuhnya.

Sementara itu, salah satu tokoh masyarakat Kardiono menambahkan, kesenian kuda lumping yang digelar ini salah satu kesenian Jawa dan warisan leluhur.

“Saya berharap kepada generasi muda, jangan melupakan sejarah, karena sejarah itu cikal bakal menuju peradaban baru seperti yang sekarang ini,”katanya.

Selalin itu, pria yang akrab dipangginil pak Tonyok ini berharap, agar warga tetap menjaga protokol kesehatan dan selalu memakai masker.

Loading...

“Saya juga menghimbau agar warga masyarakat ikut vaksinasi massal yang di gelar oleh pemerintah,”ucapnya pada IndonesiaPos (Lina)

Berita Terkait

Kolom Komentar

IndonesiaPos