<

Siswa SMA Unggulan MH Thamrin Menuju Perguruan Tinggi Dunia

Prof. dr. Ardi Findyartini, Ph.D

 

JAKARTA — IndonesiaPos

SMA Unggulan MH Thamrin dinilai berhasil membina siswa hingga diterima di berbagai perguruan tinggi dunia. Keberhasilan tersebut didukung pembelajaran akademik, kegiatan organisasi, dan kehidupan berasrama.

Direktur Strategi dan Sistem Pembelajaran Transformatif Kemdiktisaintek, Prof. dr. Ardi Findyartini, Ph.D, mengatakan sekolah tersebut memiliki rekam jejak yang baik. Karena itu, SMA Unggulan MH Thamrin ditetapkan sebagai Sekolah Garuda Transformasi.

“Sekolah ini sudah membina siswa dengan sangat baik melalui proses akademik, kegiatan ekstrakurikuler, dan kehidupan berasrama. Minat siswa juga dieksplorasi melalui berbagai kegiatan dan kompetisi,” ujarnya di SMA Unggulan MH Thamrin, Jakarta, Senin.

Menurut Ardi, siswa di sekolah tersebut telah memiliki kemampuan akademik yang kuat sejak awal. Pembinaan yang berkelanjutan membuat potensi mereka berkembang lebih optimal.

Program Sekolah Garuda Transformasi kemudian hadir untuk memperkuat berbagai program yang telah berjalan. Penguatan dilakukan melalui pendampingan, perluasan wawasan, dan konseling pendidikan.

“Program SMA Unggul Garuda Transformasi sebetulnya menguatkan hal-hal yang sudah dilakukan sekolah. Kami membuka wawasan siswa terhadap berbagai pilihan program studi dunia,” katanya.

Ia menjelaskan, banyak siswa mulai melirik bidang studi yang sesuai kebutuhan masa depan Indonesia. Bidang tersebut mencakup ilmu lingkungan, rekayasa material, hingga teknik produk kimia.

Ardi menilai para siswa merupakan bagian dari talenta masa depan Indonesia. Karena itu, minat dan kemampuan mereka perlu diarahkan sejak dini.

“Mereka merupakan talenta masa depan yang ingin kita pupuk sejak awal. Kami ingin mereka menjadi generasi Indonesia Emas 2045,” ucapnya.

Keberhasilan siswa memperoleh letter of acceptance dari kampus luar negeri menjadi salah satu indikator. Namun, menurut Ardi, yang lebih penting adalah kesesuaian pilihan studi dengan kebutuhan bangsa.

Ia menegaskan, pendidikan tidak hanya berorientasi pada penerimaan kampus dunia. Pendidikan juga harus menyiapkan generasi yang mampu berkontribusi bagi pembangunan nasional.

 

 

Dari Tebing ke Podium O2SN, Dua Atlet SMAN 1 Tenggarang Siap Guncang Jawa Timur

BERITA TERKINI

IndonesiaPos