<

Gas LPG 3 kg di Bondowoso Repot, Pemerintah Diam Membisu

BONDOWOSO – IndonesiaPos

Pemerintah Kabupaten Bondowoso belum merespons keluhan masyarakat terkait kelangkaan gas LPG 3 kilogram yang terjadi di sejumlah wilayah Bondowoso.

Menurut warga Desa Kejayan, Kecamatan Pujer, menyatakan, seharusnya Pemerintah mengantisipasi persoalan tersebut, jangan berpangku tangan.

“Namun, hingga kini sepertinya belum dilakukan. Apalagi menjelang bulan puasa  dan Idulfitri,”kata Heri. Jum’at, (6/2/2026)

Heri menjelaskan, beberapa heri terakhir ini banyak aduan gas LPG 3 kg itu langka. Kelangkaan yang terjadi di sejumlah walayah di Bondowoso.

“Terutama di desa yang jauh dari pangkalan,”terangnya.

Kalaupun ada, menurut Heri, harganya sangat mahal, mulai dari Rp20 ribu hingga Rp25 ribu. Kalaupun begitu warga berebut untuk mendapatkan gas tersebut.

“Oleh karena itu, kami sebagai warga desa minta tolong kepada Pemwerintah Kabupaten Bondowoso untuk mencarikan solusi agar gas LPG 3 kg itu tidak mengalami kelangkaan,”tegasnya.

Dia menleaskan, tingginya kebutuhan LPG juga dipicu aktivitas pelaku usaha mikro, khususnya industri kue, dan dapur MBG.

“Mestinya pemerintah menyiapkan skema khusus berupa pembentukan pangkalan LPG tersendiri bagi pelaku usaha, agar tidak mengganggu pasokan LPG rumah tangga,”ungkapnya.

Karena selain itu, pelaku usaha memiliki peran penting dalam perekonomian lokal karena mampu menyerap banyak tenaga kerja, terutama menjelang Lebaran.

 

Gas Elpiji 3 Kg Sudah Tiga Pekan Langka di Kabupaten Pidie

BERITA TERKINI

IndonesiaPos