<

Anggota Komisi VIII DPR RI  Bantu Warga Korban Longsor di Desa Sana Daja Pamekasan

PAMEKASAN —  IndonesiaPos 

Sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang tengah menghadapi musibah, Hj. Ansari mendatangi warga terdampak longsor di Desa Sana Daja, Kecamatan Pasean, Kabupaten Pamekasan.

Kedatangan Anggota DPR RI Komisi VIII,Hj. Ansori di dampingi  Ketua DPC PDI Perjuangan Pamekasan, Mas Taufadi.

Kehadiran Anggota Komisi VII DPR RI tersebut disambut hangat dan penuh haru oleh warga di lokasi pengungsian.

Hj. Ansari datang menemui 14 Kepala Keluarga yang telah mengundurkan selama kurang lebih 22 hari,akibat bencana longsor. pada hari Kamis (6/2/2026)

Di tengah keterbatasan, Ansari menyapa warga, mendengarkan keluhan mereka, sembari menyalurkan bantuan sosial dari Kementerian Sosial RI.

Ansari menyampaikan bahwa bantuan tersebut diharapkan dapat meringankan beban warga sekaligus menjadi penguat moril di masa sulit.

“Bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban warga sekaligus menjadi penguat moril di masa sulit,” kata Ansari

Ia juga menegaskan komitmennya untuk terus mengawal penanganan pascabencana agar warga dapat kembali beraktivitas dengan aman dan layak.

Setelah kunjungannya ke warga terdampak longsor di Desa Sana Daja, Kecamatan Pasean,   Ansari kemudian menuju keDesa Karduluk, Kecamatan Peragaan Kabupaten Sumenep korban bencana angin puting beliung.

Kunjungannya ke Desa Karduluk melalui Tim Ansari sebagai bentuk  kepedulian terhadap warga terdampak bencana angin puting beliung.

Bantuan sosial dari Kementerian Sosial RI yang disalurkan kepada korban angin puting beliung dilaksanakan pada hari Jumat 7/2/2026.

Adapun bantuan  yang diberikan berupa selimut, kasur, dan kebutuhan dasar lainnya, guna membantu warga memenuhi kebutuhan mendesak pascabencana.

Selain itu, bantuan ini masih terus diupayakan agar bantuan lanjutan dapat segera disalurkan sesuai kondisi di lapangan.

Diketahui, hujan lebat disertai angin kencang dan puting beliung yang melanda Kabupaten Sumenep pada 1 Februari 2026 yang mengakibatkan 188 bangunan rusak dengan kategori ringan hingga berat.

Berdasarkan data BPBD Sumenep, dampak bencana tersebut tersebar di Kecamatan Pragaan, Bluto, dan Guluk-Guluk.

Penyaluran bantuan ini, Hj. Ansari berharap warga terdampak dapat segera bangkit dan menjalani pemulihan dengan dukungan dan kepedulian bersama (Deb)

BERITA TERKINI

IndonesiaPos