<

Ketua Koni Kubar Apresiasi Kepada Cabor Angkat Besi di Gor Desman

Ketua Koni Kubar di Gor Desman

 

KUTAI BARAT — IndonesiaPos

Ketua Koni Kubar Alsiyus beri semangat dan Apresiasi atas Cabor yang kegigihanya dalam persiapan menghadapi Porprop mendatang,

Komitmen ini ditunjukkan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kutai Barat (Kubar) dalam menyongsong Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) VIII Kalimantan Timur yang akan digelar di Kabupaten Paser mendatang. Guna memastikan kesiapan fisik dan mental para atlet.

Ketua KONI Kubar, Alsiyus didampingi jajaran Bidang Bina Prestasi (Binpres) melakukan peninjauan langsung ke Training Camp (TC) cabang olahraga (cabor) angkat besi di GOR Desnan Sendawar, Kamis (21/5/2026).

​Kedatangan orang nomor satu di induk organisasi olahraga Kutai Barat tersebut disambut antusias oleh para atlet dan tim pelatih.

Kunjungan ini sengaja dilakukan untuk memantau langsung jalannya program latihan sekaligus memberikan dukungan moril agar para lifter Kubar mampu mencetak prestasi maksimal.

“Kedatangan kita, untuk melihat langsung proses latihan dan berikan support untuk atlet, selain itu, juga untuk mendapatkan masukan dan data yang akan kita gunakan dalam rencana kerja kedepan, ” ujar Alsiyus.

​​Ditemui di sela-sela latihan, Pelatih Angkat Besi Kubar, Romansyah, mengapresiasi perhatian penuh yang diberikan oleh jajaran pengurus KONI Kubar.

Ia menegaskan bahwa saat ini anak asuhnya tengah berada dalam fase latihan intensif demi menjaga peluang meraih medali di Paser.

​”Saat ini ada enam atlet yang terus kami gembleng secara intensif. Mereka nantinya akan berlaga di beberapa kelas berbeda di cabor angkat besi,” ujar Romansyah.

​Meski persiapan teknis berjalan lancar, Romansyah tidak menampik adanya tantangan besar yang membayangi cabor angkat besi Kubar saat ini, yakni minimnya regenerasi atlet.

 

Pria yang telah lama mendedikasikan dirinya di dunia angkat besi ini membeberkan fakta bahwa saat ini Kubar tidak memiliki keterwakilan atlet perempuan sama sekali.

Kehilangan Jagoan Putri, satu-satunya atlet putri andalan Kubar sebelumnya telah resmi pindah domisili dan membela Kabupaten Mahakam Ulu (Mahulu).

Selain itu minim regenerasi, minat generasi muda lokal terhadap cabor ini dinilai masih perlu digenjot lebih agresif.

​Melihat kondisi tersebut, Romansyah berharap ke depan promosi dan sosialisasi olahraga angkat besi di Kubar bisa dilakukan secara lebih masif ke sekolah-sekolah maupun komunitas pemuda.

​Sebagai langkah awal memutus rantai krisis atlet, Romansyah menegaskan bahwa TC Angkat Besi Kubar terbuka lebar bagi siapa saja yang ingin berkembang menjadi atlet profesional.

​”Kami mengajak pemuda-pemudi Kubar untuk silakan bergabung. Tidak ada syarat mutlak atau kriteria fisik yang rumit di awal. Yang paling penting adalah memiliki niat, konsistensi, dan kemauan keras untuk berlatih. Kami siap menempa mereka dari nol,” pungkasnya optimis, (daniel)

 

 

 

Dispora Jember Targetkan Pelatih Cabor Lebih Profesional

 

BERITA TERKINI

IndonesiaPos