SEMARANG — IndonesiaPos
Sebuah mobil terbakar di ruas Tol Semarang–Solo tepatnya di KM 449+500 Jalur A, pada Sabtu, 21 Maret 2026 sekitar jam 13.50 WIB. Peristiwa itu saat mobil yang dikemudikan Faisal Zein (27), warga Kendal dari Semarang menuju Solo.
Kebakaran diduga akibat korsleting kelistrikan pada bagian ruang mesin yang memicu percikan api disertai kepulan asap. Hal tersebut berdasarkan keterangan dari pengemudi, Faisal.
“Menurut keterangan pengemudi, saat kendaraan melaju sempat melihat kepulan asap dari bawah ruang mesin, lalu pengemudi berhenti dan membuka kap mesin. Ternyata sudah ada api dari bawah bagian mesin, dan pengemudi mengamankan barang bawaan dan menjauh bersama dua penumpang lain,” ungkap Katim Tibcar Ops Ketupat Candi 2026 jalur Tol Ungaran Ipda Yulius Dimas.
Dalam waktu singkat, lanju dia, api membesar dan membakar kendaraan yang akan melakukan perjalanan menuju Surabaya. Petugas Sat Lantas Polres Semarang melakukan penanganan dengan melibatkan 2 unit Damkar dan BPBD Kab. Semarang.
“Peristiwa ini tidak menimbulkan korban jiwa. Dugaan sementara kebakaran disebabkan korsleting kelistrikan di ruang mesin,” ujarnya.
Selain itu, petugas juga telah melakukan olah tempat kejadian perkara dengan meminta keterangan saksi. Kemudian mengamankan barang bukti guna kepentingan penyelidikan lebih lanjut.
Akibat kejadian tersebut, arus lalu lintas di sekitar lokasi sempat mengalami perlambatan. Namun berkat penanganan cepat dari petugas, situasi kembali normal setelah proses evakuasi dan pembersihan selesai dilakukan.
Pihak kepolisian mengimbau kepada seluruh pengguna jalan tol untuk selalu memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan prima sebelum bepergian.
Peristiwa tersebut disebabkan faktor teknis kendaraan pada sistem kelistrikan, menjadi salah satu penyebab dominan kebakaran kendaraan.
“Dalam banyak kasus, gejala awal seperti bau terbakar atau asap kerap diabaikan, sehingga memperbesar risiko. Respon cepat pengemudi dan petugas terbukti menjadi faktor kunci dalam mencegah korban jiwa dan dampak yang lebih luas,” terangnya.