<

Ratusan Hamba Tuhan se-Kubar dan Mahulu Berkumpul di Sendawar Pererat Sinergi

KUTAI BARAT — IndonesiaPos

Ketua Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat Kutai Barat Sunardi Spd mengimbau kepada masyarakat Kutai Barat khususnya kepada anggota yang tergabung dalam Forum ini.agar tetap menjaga kedamaian,saling hormat menghormati,saling toleransi antar umat beragama terutama tetap menjaga kondusifnya Kutai Barat

Hal tersebut terkait adanya kegiatan keagamaan pertemuan hambah hambah Tuhan sekubar dan mahulu yang diadakan di Taman Budaya Sentawat Kutai Barat,Selasa ( 5/5/2026 )

Suasana Taman Budaya Sendawar (TBS) tampak berbeda sejak Selasa (5/5) pagi. Kawasan yang biasanya menjadi pusat pelestarian seni budaya itu kini dipenuhi ratusan pelayan Tuhan dari berbagai penjuru Kabupaten Kutai Barat (Kubar) dan Mahakam Ulu (Mahulu).

Mereka hadir untuk mengikuti Camp Hamba Tuhan yang dijadwalkan berlangsung hingga 7 Mei 2026 mendatang.

​Kegiatan yang diinisiasi oleh Persekutuan Doa Cahaya Anugerah (PDCA) ini mengusung tema besar: Bergerak Bersama dan Saling Mendukung dalam Pelayanan Pekerjaan Tuhan.

Tak kurang dari 200 hamba Tuhan lintas denominasi tampak antusias mengikuti rangkaian acara yang dirancang untuk memperkuat fondasi spiritualitas para pelayan di Bumi Tanaa Purai Ngeriman dan Urip Kerimaan.

​Ketua PDCA, Ev. Robert Nego mengungkapkan, perhelatan ini bukan sekadar pertemuan rutin. Lebih dari itu, camp ini merupakan momentum krusial untuk melakukan penyegaran jiwa (spiritual refreshment) di tengah tantangan pelayanan yang semakin kompleks.

​”Tujuan utamanya adalah membentuk, menyegarkan, dan memperlengkapi karakter serta spiritualitas para pelayan Tuhan. Kita ingin mereka pulang dengan hati hamba yang sesungguhnya, namun memiliki mental prajurit Kristus yang tangguh,” ujar Robert Nego di sela-sela kegiatan. Rabu (6/5/2026).

​Guna memberikan wawasan yang mendalam, panitia memboyong sejumlah narasumber kompeten dari Jakarta dan Surabaya.

Salah satunya adalah Pdt. Daniel Pandji dari My Home Indonesia, sosok yang sudah tidak asing lagi dalam dunia pelayanan nasional berkat visinya terhadap transformasi kota dan bangsa.

​Selain Pdt. Daniel, hadir pula Pdt. Hanna Ongko Soetrisno dan Ev. Shirly Santosa. Kehadiran para tokoh ini memberikan warna tersendiri melalui rangkaian seminar yang edukatif serta Kebaktian Kebangun Rohani (KKR) yang menggetarkan.

​Peserta yang datang tidak hanya mereka yang bertugas di pusat kota. Banyak di antaranya menempuh perjalanan jauh, menyusuri riam Sungai Mahakam dari pelosok Mahakam Ulu demi bisa duduk bersama dan berbagi beban pelayanan.

​Melalui seminar dan KKR yang digelar secara intensif, para peserta diharapkan mampu membangun jejaring (networking) yang lebih kuat.

“Pelayanan di pedalaman membutuhkan sinergi. Kita tidak bisa bergerak sendiri-sendiri. Di sinilah tempat kita saling mendukung dan menguatkan satu sama lain,” pungkas Robert.

​Hingga hari terakhir nanti, TBS diprediksi akan terus menjadi pusat denyut spiritualitas bagi para hamba Tuhan yang berkomitmen membawa dampak positif bagi masyarakat di dua kabupaten bertetangga tersebut. (daniel)

 

 

Polres Kubar Gelar Doa Bersama Antar Umat Beragama

BERITA TERKINI

IndonesiaPos