PAMEKASAN — IndonesiaPos
Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-130 di Kecamatan Pademawu, Kabupaten Pamekasan, menjadi oase harapan bagi warga Desa Jarin. Kehadiran prajurit TNI tidak hanya membangun infrastruktur, tetapi juga mewujudkan cita-cita yang selama bertahun-tahun dinanti masyarakat.
Kepala Desa Jarin, H. Mohammad Zuhri, mengaku bangga dan terharu atas dedikasi TNI di desanya. Baginya, TMMD bukan sekadar program pembangunan fisik, melainkan jawaban nyata atas kebutuhan mendasar warga.
“Semua program yang dikerjakan dalam TMMD ini sebenarnya merupakan program unggulan desa kami. Inilah yang selama ini menjadi harapan masyarakat. Alhamdulillah, sekarang harapan itu mulai menjadi kenyataan berkat kehadiran bapak-bapak TNI,” ujar Zuhri, Jumat (30/10/2026).
Sejumlah pekerjaan prioritas mulai dikerjakan. Mulai dari peningkatan akses jalan desa, pembangunan saluran drainase, penyediaan sarana air bersih, hingga program renovasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH). Semua program itu bersentuhan langsung dengan hajat hidup warga.
Menurut Zuhri, pembangunan ini memiliki dampak vital. Mayoritas warga Jarin menggantungkan hidup dari sektor pertanian, sehingga jalan yang layak akan memangkas biaya dan mempermudah distribusi hasil panen.
“Sebagai kepala desa, tentu saya sangat bangga. Apa yang selama ini kami cita-citakan bersama masyarakat, sekarang dikerjakan secara nyata. TNI hadir bukan hanya membangun infrastruktur, tetapi juga membangun semangat dan kebersamaan warga,” katanya.
Yang paling membekas bagi Zuhri bukan hanya hasil fisiknya, melainkan sikap para prajurit. Mereka membaur, bekerja tanpa sekat, dan turun langsung bersama warga di bawah terik matahari.
Pemandangan prajurit berseragam loreng yang mengaduk semen, mengangkat material, dan makan bersama warga menjadi potret otentik kemanunggalan TNI dan rakyat yang bukan sekadar jargon.
“Yang membuat saya terharu, bapak-bapak TNI ini bekerja dengan hati. Mereka tidak membeda-bedakan masyarakat. Semuanya dirangkul, semuanya diajak bersama-sama membangun desa,” tuturnya.
Zuhri berharap, hasil TMMD ke-130 dijaga dan dirawat oleh masyarakat agar manfaatnya dirasakan dalam jangka panjang. Ia pun menyampaikan pesan khusus untuk para prajurit yang telah mengabdi di Desa Jarin.
“Saya mewakili seluruh masyarakat Desa Jarin mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada TNI. Kami sangat bangga dengan kehadiran bapak-bapak semua. Pesan saya cuma satu, sehat-sehat selalu, Pak TNI. Semoga segala pengabdian ini menjadi amal kebaikan,” pungkasnya.
Bagi warga Jarin, TMMD ke-130 akan meninggalkan jejak lebih dari sekadar bangunan. Ia meninggalkan jalan menuju kehidupan yang lebih layak, rumah yang lebih manusiawi, dan kenangan tentang prajurit yang pernah hadir, bekerja, dan berjuang bersama rakyat. ( Roy)
Kuli Bangunan di Pademawu Akhirnya Punya Harapan Punya Rumah Sendiri Berkat TMMD ke-130
