JEMBER – IndonesiaPos
Untuk kegiatan jasa iklan, film dan pemotretan pihak Diskominfo disinyalir menggandeng rekanan Patner orang dekat kekuasaan. Tidak tanggung-tanggung ada kurang lebih Rp.9,2 Milyar yang dikhususkan bagi beberapa perusahaan jasa multimedia tersebut.
Dari informasi dan data yang berhasil dihimpun media menyebutkan sejumlah nama rekanan yang diindikasikan turut terlibat dalam pilkada pemenangan bupati beberapa waktu menjadi pemegang hak pengelolaan media. Sebut saja PT. AMG sebagai penyedia jasa iklan, pemotretan dan film mengelola anggaran sekitar Rp.1,4 milyar dengan person Vct sebagai support system yang menjalankan kegiatan di PT. AMG.
Selain PT AMG muncul juga nama PT.GUS sebagai rekanan yang mengelola anggaran Kominfo sebesar Rp.2,13 milyar, PT.ASH sebagai salah satu perusahaan penyedia tenaga kerja mengelola anggaran Rp. 3,34 milyar.
Nama perusahaan lain yang muncul dalam kontrak kerjasama di Diskominfo, CV.PIS salah satu perusahaan yang bergerak di bidang jasa penyelenggara acara mengelola anggaran sebesar Rp.800 juta yang terbagi dalam 2 item pekerjaan untuk jasa iklan pemotretan dan film, masing-masing Rp 399 juta per item kegiatan.
Selain berkontrak di Diskominfo, PIS juga melakukan kontrak kerjasama disejumlah OPD, salah satunya di dinas pariwisata dan kebudayaan sebesar Rp.150 juta.
Secara detail seperti pemberitaan sebelumnya, ada anggaran 44 Kegiatan jasa Iklan, Film dan Pemotretan Sebesar Rp.18 M dilakukan di Diskominfo. Penganggaran Rp.18 Milyar untuk 44 kegiatan jasa iklan, Film dan Pemotretan. Anggaran yang cukup besar tersebut dijadikan satu dalam jasa iklan, Film dan pemotretan, tidak dijelaskan iklan untuk apa, jasa pembuatan Film apa dan apa yang dipotret dalam anggaran kegiatan tersebut.
Pihak Diskominfo sendiri hingga kini belum memberi statment resmi terkait klarifikasi pemberitaan indonesiapos, termasuk detail kegiatan serta siapa saja yang menjalankan kontrak dengan diskominfo (kik)
Anggaran Pengadaan Jasa Rp.18 M di Diskominfo Jember, Siapa Yang Merancang?