JAKARTA — IndonesiaPos
Kanselir Jerman Friedrich Merz mengatakan bahwa Jerman akan menyarankan Amerika Serikat untuk tidak menyerang Iran seandainya mereka dimintai pendapat sebelumnya.
Berlin masih memiliki banyak pertanyaan mengenai strategi di balik kampanye yang diluncurkan oleh AS dan Israel pada 28 Februari, kata Merz kepada majelis rendah parlemen, atau Bundestag, di Berlin.
“Hingga hari ini, belum ada rencana yang meyakinkan tentang bagaimana operasi ini bisa berhasil,” katanya.
“Washington tidak berkonsultasi dengan kami dan tidak menganggap bantuan Eropa diperlukan,” kata Merz.
Pihaknya mengaku telah mempertajam retorikanya dalam beberapa hari terakhir setelah awalnya gagal mengutuk serangan AS-Israel, yang terjadi selama negosiasi yang sedang berlangsung mengenai program nuklir Iran.

Serangan Andrie Yunus Bukan Penganiayaan Biasa. Begini Penjelasan KontraS
Polda Jatim Gelar Operasi Ketupat Semeru, Jaga Kekhusukan Ibadah Umat dan Stabilitas Kamtibmas
“Bapak dan Ibu sekalian, kami akan menyarankan untuk tidak mengambil tindakan ini dengan cara yang telah dilakukan,” kata Merz.
Merz juga menegaskan kembali penolakannya untuk mengirim kapal perang Jerman ke Selat Hormuz, setelah Presiden AS Donald Trump menyerukan sekutu NATO untuk membantu melindungi pelayaran komersial di jalur air sempit tersebut dari serangan Iran, yang telah menyebabkan harga minyak global melonjak.
Donald Trump Ngemis Bantuan Negara Lain Amankan Selat Hormuz