<

KPK Ingatkan Masyarakat  Modus Penipuan Catut Nama Deputi Melalui WhatsApp

JAKARTA — IndonesiaPos

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengingatkan masyarakat untuk waspada terhadap modus penipuan yang mengatasnamakan pejabat Lembaga Antirasuah.

Modus penipuan melalui pesan singkat WhatsApp (WA) yang menyebar ke seluruh masyarakat.

Jubir KPK, Budi Prasetyo, menyampaikan pihaknya menerima informasi adanya oknum yang mengaku sebagai Deputi Koordinasi dan Supervisi KPK.

“Bahkan, oknum tersebut menghubungi pimpinan badan usaha,”kata Budi, Kamis 19 Maret 2026 .

Pihak KPK menyatakan dan menegaskan bahwa pesan yang beredar tersebut bukan dari Deputi KPK.

“Pesan tersebut diduga merupakan bagian dari modus penipuan yang mengatasnamakan KPK untuk kepentingan tertentu,”ujarnya.

KPK juga mengimbau masyarakat untuk tidak mudah percaya terhadap pesan serupa. Selain itu tidak memberikan informasi apa pun kepada pihak yang tidak jelas identitasnya.

KPK mengingatkan agar masyarakat mewaspadai berbagai bentuk penipuan lain. Seperti pemerasan, pengurusan perkara, maupun permintaan sumbangan yang mengatasnamakan lembaga antirasuah.

“Setiap penugasan pegawai KPK selalu dilengkapi dengan surat tugas resmi. Tentunya resmi dikeluarkan dari lembaga,” kata Budi.

KPK meminta masyarakat segera melapor jika menemukan dugaan penipuan serupa. Laporan dapat disampaikan melalui Call Center 198 atau melalui surat elektronik di pengaduan@kpk.go.id mailto:pengaduan@kpk.go.id

Selama periode libur nasional 18–24 Maret 2026, layanan informasi publik KPK tetap tersedia secara terbatas. Masyarakat masih dapat mengajukan permohonan informasi maupun pengaduan melalui  email:informasi@kpk.go.id. mailto:informasi@kpk.go.id

KPK berharap partisipasi masyarakat tetap terjaga dalam mendukung upaya pemberantasan korupsi. Termasuk dengan meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai modus penipuan yang mencatut nama lembaga.

 

Modus Penipuan, Pinjam Uang Jaminkan Pekarangan, Warga Bondowoso Dibekuk Polisi

 

 

BERITA TERKINI

IndonesiaPos