KUTAI BARAT — IndonesiaPos
Rapat mediasi yang membahas permasalahan hak- hak dari Ignasius Jupa eks karyawan Pt. Kruing Lestari Jaya SPKW mendapat perhatian serius dari management kebun,
Betapa tidak,manager kebun dan KTU tidak banyak mempersulit pertanyaan dalam rapat yang di sampaikan Ignasius dan Sesepuh dari Nusa Tenggara Timor yang berkedudukan diKutai Barat,
Musyawsrah penyelesaian tersebut diadakan di Kantor Pt.Kruing Lestari Jaya berdekatan dengan Pabrik CPO Perusahaan pada Hari Jumat, (20/2/2025)
Dalam musyarawah tersebut turut hadir dari pihak perusahaan manager kebun Barus dan KTU Deni sedangkan dari sesepuh Nusa Tenggara Timor yang hadir yaitu Karlos, Syamsudin, Niko Boro, Ignasius dan istrinya,
Awalnya dalam rapat tersebut ada sedikit gontok2an dan kesala pahaman permasalahan Ignasius, soal masa kerja, kepindahan mutasi Ignasius sebelumnya di SPKW terutama Fokus Hitungan
Sementara nilai Pesangon/Konpensasi Iqnasius, yang tadinya sudah sepakat hitungan dengan KTU 80 juta lebih.
“Namun, tiba-tiba besok dipertanyakan kembali berobah hanya 59 juta. Itulah yang saya Protes dan tidak terima, “kata Iqnasius dan Istrinya,
Namun hal tersebut diluruskan oleh Manager kebun Istilah (01) bahwa soal nilai tidak perlu dipermasalakan, karena Perusahaan Siap Membayarnya.
“Yang penting lengkapi kekurangan administrasi Ignasius untuk saya ajukan ke-Jakarta, dan mudah mudahan Perusahaan tetap akan membayar sesuai permintaan Iqnasius, berdoa saja,”tegas Barus
Sementara itu Sesepuh perwakilan dari Nusa Tenggara Timor Syamsudin mengaku terima kasih sebesar-besarnya atas perhatian
dan tanggapan positif dari Perusahaan yang diwakili Manager Kebun dan KTU.
“Saya berharap penyelesaian Iqnasius jangan sampai berlarut-larut dan dapat terselesaikan dalam waktu yang tidak terlalu lama,”tegasnya. (daniel)


