JAKARTA — IndonesiaPos
Para menteri keuangan dari Kelompok 20 (G20) negara ekonomi utama, Kamis (16/4), sepakat tentang perlunya memberikan dukungan keuangan dan kemanusiaan bagi negara-negara miskin yang terdampak parah oleh dampak perang di Timur Tengah.
Setelah pertemuan mereka di Washington, Menteri Keuangan Jepang Satsuki Katayama mengatakan dalam konferensi pers bahwa ada “pemahaman bersama” di antara para menteri keuangan dan gubernur bank sentral, yang juga membahas ketidakseimbangan ekonomi global.
Dengan Amerika Serikat memegang kepresidenan kelompok tahun ini, Menteri Keuangan AS Scott Bessent memimpin pertemuan tersebut di sela-sela pertemuan musim semi Dana Moneter Internasional (IMF) dan Bank Dunia.
Bessent berbicara tentang risiko yang dihadapi oleh negara-negara rentan yang berasal dari dampak konflik, dengan menyebutkan kerawanan pangan yang disertai dengan potensi kekurangan pupuk, menurut Katayama.
Katayama mengatakan bahwa Bessent juga menjelaskan posisi Amerika Serikat tentang perangnya dengan Iran, termasuk menyerukan kepada anggota G20 lainnya untuk bekerja sama dalam sanksi terhadap Teheran.
Para menteri keuangan G20 tidak mengeluarkan pernyataan bersama setelah diskusi mereka.
Presiden Indonesia Pimpin G20 di Bali, Hasilkan Deklarasi 52 Paragraf