<
22/05/2022
IndonesiaPos Politik

Tanggapi Pengunduran Adib Zamhari Dari PKB Blitar, Ini Kata Sekretaris DPC

BLITAR, IndonesiaPos – Menanggapi pengunduran diri Adib Zamhari dari partai PKB dan anggota DPRD kabupaten Blitar, Sekretaris DPC PKB Blitar Muhammad Rifa’i, pada reporter IndonesiaPos saat ditemui di ruang kerja komisi Senin (9/5/2022) mengaku, persoalan persetujuan pengunduran diri Adib  Zamhari  akan didiskusikan dengan DPW Jawa Timur. Sebab, suratnya disampaikan ke DPW dan DPP, sehingga yang menyetujui tidaknya pengunduran diri anggota itu adalah DPW dan DPP.

“Karena surat yang kita terima itu, alasannya pak Adib akan kembali mengajar,  dan itu hak beliau dan kita tidak bisa menghalang-halangi,” kata Rifa’i yang juga anggota DPRD kabupaten Blitar.

Rifa’i mengemukakan, dinamika dipartai itu ada perbedaan pendapat itu sudah hal yang biasa, pindah partai itu juga biasa dan tidak hanya Adib, masih banyak orang yang pindah partai.

“Karena itu sudah pilihan beliau,  ya kita menanggapi yang terbaik untuk beliau,”ucap Rifa’i

Lebih jauh Rifa’i menegaskan, pengunduran Adib di partai tidak ada masalah,  dinamika semua partai pasti ada, cuma harus belajar menanggapi masalah itu sambil belajar berpolitik.

“Itu akan terus mengalir dan tidak bisa ditanggapi dengan emosi sesaat dan sebagainya. Tapi intinya berpolitik itu harus ngerti juga maunya politik, tidak harus semau kita, semua harus dimusyawarahkan bersama,”ujar Rifa’i.

Rifa’i menambahkan, secara SDM Adib bagus, menurutnya,  dia masih muda, masa depannya masih panjang, cuma karena pilihannya mau melanjutkan sekolah di Semarang.

“Kita welcome dan kita tidak bisa menghalang-halangi karena itu hak beliau , dan surat pengunduran pak Adib sekarang dalam proses. Surat pengunduran diri itu masuk tanggal 2, sedangkan saat itu semua kantor cuti bersama dan baru masuk hari ini, (9/5/2022),”tegasnya.

Dijelaskan, pihaknya akan mempelajari dan akan diskusi dulu dengan DPW maupun DPP. Kalaupun nanti surat pengunduran dirinya sudah benar baru akan ditindak lanjuti.

“Pesen saya kepada pak Adib, betah dalam pilihannya itu, karena politik itu pilihan,  kita tidak bisa memaksa orang untuk harus di PKB atau di partai lain dan segala macam.  Pendidikan itu dunianya, namun kalau besok mau gabung kembali ke PKB tidak ada masalah PKB tetap terbuka untuk pak Adib,”imbuhnya. (Lina)

iklan ucapan

BERITA POPULER

Kolom Komentar

IndonesiaPos
WP2Social Auto Publish Powered By : XYZScripts.com