PAMEKASAN — IndonesiaPos
Di tengah kondisi lahan persawahan yang mengering, Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-130 Kodim 0826/Pamekasan tancap gas mengebut pengerjaan sasaran fisik sumur bor di Dusun Koberung, Desa Jarin, Kecamatan Pademawu, Kabupaten Pamekasan.
Pengerjaan dimulai sejak Selasa (27/10/2026) pagi. Terlihat personel Satgas bersama masyarakat setempat bahu-membahu mendirikan konstruksi alat bor manual di atas lahan yang menjadi titik sumber air baru.
Pembangunan sumur bor ini bukan sekadar program fisik, melainkan jawaban atas keresahan warga yang selama ini kesulitan mendapatkan air bersih, terutama saat musim kemarau melanda.
Hal tersebut diungkapkan Babinsa Desa Jarin, Serda Syarif, yang turut mendampingi langsung proses pengerjaan di lapangan.
“Saya ikut merasakan kesulitan warga Koberung kalau musim kemarau susah air. Alhamdulillah melalui TMMD ke-130 ini harapan warga bisa kita wujudkan. Saya ingin warga saya tidak lagi kesulitan air bersih,” ungkapnya dengan penuh harap.
Ia menjelaskan, keberadaan sumur bor ini diproyeksikan akan menjadi sumber kehidupan baru bagi dua dusun sekaligus. Setidaknya 910 Kepala Keluarga (KK) akan merasakan manfaatnya, dengan rincian 430 KK di Dusun Koberung dan 480 KK di Dusun Kotalon.
Nantinya, air dari sumur bor ini tidak hanya dimanfaatkan untuk kebutuhan air bersih rumah tangga, tetapi juga diharapkan mampu membantu pengairan lahan pertanian warga yang menjadi tumpuan ekonomi.
Sekadar diketahui, Desa Jarin, Kecamatan Pademawu merupakan salah satu lumbung pangan di Kabupaten Pamekasan. Dengan luas lahan mencapai 500 hektare dan 95 persen penduduknya berprofesi sebagai petani, desa dengan jumlah penduduk 4.413 jiwa yang tersebar di 6 dusun ini baru pertama kali menjadi lokasi pelaksanaan TMMD.
Melalui sumur bor ini, TMMD ke-130 hadir membawa harapan agar Desa Jarin tetap menjadi lumbung pangan yang tidak lagi haus di musim kemarau.(Roy)
Polres Aceh Timur Selidiki Peristiwa Kebakaran Sumur Minyak Ranto Peureulak