<

Benarkah Proyek PJU Jadi Target Kejaksaan?

JEMBER — IndonesiaPos

Mega Proyek Penerangan Jalan Umum (PJU) di Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Pemukiman (DPRKP) santer dibicarakan manjadi bidikan Kejaksaan. Hal ini terungkap saat adanya informasi yang berkembang terkait pemanggilan Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) oleh pihak kejaksaan negeri Jember pada Kamis (20/8/2026) lalu. Dugaan sementara, pemanggilan pihak BPKAD ada kaitannya dengan aset PJU yang telah tercatat di Bidang aset.

Salah seorang sumber media  membenarkan adanya pemanggilan dari pihak kejaksaan tersebut . “Ia ada pemanggilan dari kejaksaan hari ini, sampean kok tahu?” Tanya sumber singkat.

Dari informasi tersebut akhirnya sejumlah awak media mennadfangi kantor kejaksaan.Namun sayangnya hingga di tunggu lama oleh sejumlah awak media, tidak terlihat pegawai BPKAD mendatangi kantor Kejari Jember. Padahal informasi yang beredar menyebutkan adanya pemangiilan terhadap BPKAD pada pukul 13.00 wib siang.


Indikasi Kebenaran terkait pemanggilan sejumlah pihak dalam persoalan PJU mulai sedikit terkuak  saat media mendapatkan informasi  dari sumber yang menyebutkan adanya pemanggilan pejabat dari dinas DPRP sehari sebelumnya. Menurut Sumber ada 2 orang pejabat yang mendatangi kantor Kejari Jember.

“Sekitar hari Rabu tanggal 19 Agustus ada 2 orang pejabat DPRKP  yang masuk kejaksaan pada pagi hari, dan mereka keluar hingga hampir sore hari,”ujar sumber.


“Terlihat mereka membawa sejumlah berkas dan terlihat sangat tegang,”tambah sumber.

Media yang berusaha mengkonfirmasi kasi pidsus Kejari Jember, Ivan Praditya Putra S.H, M.H terkait adanya pemangilan sejumlah pihak terkait adanya indikasi persoalan PJU tersebut mendapatkan jawaban agar melakukan konfirmasi ke kasi Intel Bagian Humas, Agung Wibowo,S.H, M.H

Kasi Intel , Agung Wibowo sendiri saat diklarifikasi terkait adanya informasi pemanggilan sejumlah pihak dalam persoalan PJU  lewat pesan whatapp tidak merespon,  meski terlihat centang 2 . (kik)

Mantan Ketua Pengurus Korpri Jember Mengaku Tidak Pernah Ada Lagi Iuran Dari Anggota. Benarkah?

 

BERITA TERKINI

IndonesiaPos