<

Dishub Bondowoso Bersama Polres Siagakan Ratusan Personel Amankan Mudik Lebaran 2026

BONDOWOSO — IndonesiaPos

Dinas Perhubungan (Dishub)  Kabupaten Bondowoso bersama Polres menggelar apel pasukan operasi ketupat dalam rangka pengamanan hari raya Idul Fitri 1447 Hijriah 2026, yang berlangsung selama 13 hari, mulai 13 hingga 25 Maret 2026.

Operasi ketupat ini fokus pada pengamanan arus mudik dan arus balik, serta menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.

Dalam operasi ini, ratusan personel gabungan dari Polri, TNI, Satpol PP, Dishub, Damkar, dan instansi terkait lainnya diterjunkan untuk mengamankan berbagai titik strategis, seperti tempat wisata, pusat keramaian, dan tempat ibadah.

Puncak arus mudik diperkirakan jatuh pada 21 Maret, sedangkan puncak arus libur Lebaran diprediksi terjadi pada 22-23 Maret, dan puncak arus balik pada 29 Maret 2026.

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub)  Kabupaten Bondowoso, Sigit Purnomo usai mengikuti apel pasukan mengatakan, pihaknya bersama Kepolisian dan pihak-pihak terkait akan mengamankan arus mudik dan perayaan Lebaran 2026 di berbagai titik guna mengantisipasi lonjakan mobilitas masyarakat selama Ramadhan hingga arus balik.

“Untuk mendukung pengamanan, aparat juga menyiapkan sejumlah pos pengamanan yang tersebar di kabupaten Bondowoso, yang terdiri dari  pos pengamanan, pos pelayanan, dan pos terpadu,”kata Sigit kepada wartawan. Dihalaman Mapolres Bondowoso. Kamis sore, (19/3/2026)

Menurut Sigit, seluruh pos tersebut akan difokuskan untuk mengamankan titik keramaian yang diperkirakan menjadi pusat aktivitas masyarakat selama periode Lebaran, yang meliputi tempat ibadah, pusat perbelanjaan, terminal, jalur mudik, objek wisata hingga lokasi keramaian lainnya.

“Kami bersama Kepolisian telah memetakan berbagai potensi kerawanan yang perlu diantisipasi selama periode pengamanan, diantaranya meliputi ancaman terorisme, balap liar, peredaran narkoba, potensi konflik lainnya. Semua potensi kerawanan sudah kita petakan dan kita antisipasi melalui penggelaran pasukan ini,” tegasnya.

Selain itu, pengamanan tahun ini juga mempertimbangkan tingginya aktivitas masyarakat selama Ramadan, mulai dari ibadah tarawih, arus mudik, malam takbiran, salat Idul Fitri, hingga kegiatan halal bihalal dan wisata keluarga setelah Lebaran.

“Kami berharap masyarakat turut menjaga keamanan dan ketertiban selama periode mudik hingga arus balik selesai agar situasi tetap aman dan kondusif,”katanya.

Selain itu, masyarakat juga dihimbau yang akan mudik lebih awal guna mencegah lonjakan arus yang dapat berpotensi terjadinya kemacetan arus lalu lintas.

“Mudah-mudahan pada perayaan lebaran nanti, masyarakat selalu dalam kondisi aman, tertib dan selamat ditempat masing-masing,”imbuhnya.

 

Pos Pelayanan Kanigoro Blitar, Beri Rasa Aman Dan Nyaman Bagi Pemudik

 

 

BERITA TERKINI

IndonesiaPos